Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Burung Lawet Dipilih Jadi Maskot Pilkada Kebumen 2024, Ini Alasannya

Muhammad Hafied • Kamis, 2 Mei 2024 | 05:23 WIB

SIMBOLIS : Peluncuran tahapan sekaligus pengenalan maskot Pilkada Kebumen di Stadion Candradimuka. (Dokumentasi KPU Kebumen)

SIMBOLIS : Peluncuran tahapan sekaligus pengenalan maskot Pilkada Kebumen di Stadion Candradimuka.
SIMBOLIS : Peluncuran tahapan sekaligus pengenalan maskot Pilkada Kebumen di Stadion Candradimuka.

 

RADAR JOGJA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen secara resmi meluncurkan tahapan Pilkada 2024 di Stadion Candradimuka, Selasa (30/4). Pada prosesi ini KPU sekaligus mengenalkan maskot pilkada Si Walet kepada masyarakat luas.

Maskot tersebut diambil dari bentuk burung walet. Dipilihnya burung walet karena merupakan ikon kebanggan masyarakat Kebumen. Sampai sekarang sarang burung walet masih banyak dijumpai, terutama di area perbukitan karst wilayah selatan Kebumen.

Sarang burung walet ini masuk potensi pendapatan asli daerah atau PAD. "Maskot Si Lawet ini representasi dari Kebumen. Menjadi penyemangat bagi masyarakat," beber Ketua KPU Kebumen Dzakiyatul Banat.

Baca Juga: Jumlah Pendaftar Melampaui Kebutuhan, KPU Bantul Tak Perpanjang Proses Pendaftaran PPK Pilkada 2024

Maskot Si Lawet ini tampil dengan karakter kartun ceria. Maskot ini didesain khas kekinian dengan dominan warna hitam. Selain itu Si Lawet juga tampak mengenakan pakaian adat jawa lengkap.

Bawahannya, menggunakan kain jarik motif Sekar Jagad. Ini mencerminkan keanekaragaman dan keindahan Kebumen. "Kami juga ingin mengenalkan bahwa Kebumen punya kekayaan namanya Batik Sekar Jagat," jelasnya.

Selain itu, maskot ini juga tampil dengan membawa kotak surat suara dan menunjukkan jari bekas tinta biru. Semua adalah simbol agar masyarakat tak lupa untuk menggunakan hak suaranya pada Pilkada 2024.

"Karya anak Kebumen. Desain dibuat kekinian supaya Gen Z lebih tertarik," ucap Banat.

Baca Juga: Kemenkes Buka Suara Terkait Efek Samping Langka Penggunaan Vaksin Astra Zeneca: Disebut Dapat Menyebabkan Pembekuan Darah

Lebih lanjut, pada Pilkada 2024 ini KPU Kebumen memilih tagline 'Pilbup Adem Kebumen Ayem'. Tagline ini mengandung harapan agar pemilihan bupati dapat berlangsung damai dan lancar agar Kebumen lebih kondusif.

"Doa kita bersama. Adem bukan berarti apatis ya. Biar tidak ada anarkis, sarkasme dan ujaran kebencian," jelasnya.

Anggota KPU Kebumen Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Muhammad Sobir menambahkan, peluncuran tahapan pilkada ini sebagai bentuk kesiapan KPU dalam menyambut agenda penting dalam mengawal pesta demokrasi.

Pihaknya sengaja mengawali tahapan pilkada dengan selawat agar selalu diberi keberkahan. Dia berharap, melalui lantunan selawat tersebut juga dapat membawa nuansa keteduhan.

Baca Juga: Jumlah Pendaftar Melampaui Kebutuhan, KPU Bantul Tak Perpanjang Proses Pendaftaran PPK Pilkada 2024

"Pendekatan kami melalui selawat. Karena sudah familiar di kalangan masyarakat," jelas Sobir.

Sobir mengatakan, guna memperlancar seluruh tahapan pilkada pihaknya bakal terus berkoordinasi dengan berbagai instansi vertikal terkait. Ia pun mengapresiasi pemerintah daerah karena telah mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pilkada.

"Semoga dari awal sampai akhir tahapan pilkada tidak ada aral melintang," katanya. (fid)

Editor : Heru Pratomo
#Stadion Candradimuka #KPU Kebumen #perbukitan #karst #Pilkada #burung walet