Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kronologi Mobil Tertabrak KA Argo Wilis di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wonosari Klaten: Satu Penumpang Meninggal Dunia, Sopir Kritis

Retno Nawangwulan • Kamis, 2 Mei 2024 | 02:49 WIB
Kondisi mobil Toyota Etios Valco AD 8704 DO yang tertabrak KA Argo Wilis di perlintasan tanpa palang pintu Desa Boto, Kecamatan Wonosari, Klaten, Rabu (1/5/2024).
Kondisi mobil Toyota Etios Valco AD 8704 DO yang tertabrak KA Argo Wilis di perlintasan tanpa palang pintu Desa Boto, Kecamatan Wonosari, Klaten, Rabu (1/5/2024).

RADAR JOGJA-Kecelakaan maut melibatkan  Kereta Api (KA) Argo Wilis tujuan Surabaya-Bandung dengan mobil terjadi di perlintasan tanpa palang pintu Desa Boto, Kecamatan Wonosari, Klaten, pada hari Rabu (1/5).

Kecelakaan tersebut terjadi pada sekitar pukul 11.30 WIB, saat Toyota Etios Valco AD 8704 DO yang dikemudikan oleh Riyo Adi Putra (34 tahun) asal Kabupaten Semarang melaju dari Jalan Jogja-Solo menuju Desa Boto, Kecamatan Wonosari. 

Baca Juga: Tarif Retribusi Wisata di Bantul Resmi Naik per 1 Mei, Ini Daftarnya

Mobil tersebut juga membawa penumpang, yaitu Hartanti (46 tahun), yang merupakan warga Dusun Karangjoho, Desa Krajan, Kecamatan Weru, Kapubaten Sukoharjo.

Sayangnya, saat melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut bersamaan dengan KA Argo Wilis dengan masinis Agung Mujiyanto dari arah Solo menuju Jogja melaju dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Dari Lapangan ke Karakter Game, Erling Haaland Sang Barbarian King!!!

Mobil terpental hingga sejauh 15 meter saking kerasnya benturan antara mobil dengan KA Argo Wilis tersebut.

Akibat kecelakaan tersebut, Hartanti yang tercatat sebagai salah satu pegawai negeri sipil (PNS) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Riyo atau sang sopir dalam keadaan kritis akibat luka di bagian kepala dan dada.

Baca Juga: Antisipasi DBD, Kampung Jogokariyan Jogja Laksanakan Giat Fogging Menyeluruh

Seorang saksi mata, yakni Sario (52 tahun) mengatakan bahwa KA Argo Wilis telah membunyikan klakson saat hendak melintasi perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut.

“Tapi bodi mobil sudah terlanjur masuk setengah ke jalur rel. Saya melihat mobil itu terguling-guling akibat tertabrak kereta,” jelasnya melansir dari laman Radar Solo.

Baca Juga: Tak Hanya Maarten Paes, Dua Amunisi Segera Perkuat Timnas Indonesia Tatap Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia

Setelah kecelakaan maut itu terjadi, KA Argo Wilis tetap melaju. Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras segera berdatangan untuk memberikan pertolongan.

Tidak lama kemudian para petugas pun segera tiba ditempat kejadian, yakni dari Polres Klaten, Polsek Wonosari, PT KAI, PMI Klaten, BPBD Klaten serta relawan.

Jasad Hartanti dievakuasi ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Sedangkan Riyo segera dilarikan menuju RSU PKU Muhammadiyah Delanggu.

Proses evakuasi terhadap bangkai mobil dilakukan dengan menggunakan mobil derek.

Baca Juga: Jumlah Pendaftar Melampaui Kebutuhan, KPU Bantul Tak Perpanjang Proses Pendaftaran PPK Pilkada 2024

Kanit Reskrim Polsek Wonosari Ipda Siswanto mengungkapkan bahwa kecelakaan dapat terjadi karena kelalaian dari sang pengemudi mobil.

“Perlintasan KA di TKP tanpa palang dan tidak ada yang jaga. Korban dimungkinkan tidak hafal lokasi, sehingga tidak menyadari ada KA melaju dengan kecepatan tinggi,” jelasnya. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kecelakaan Maut #Argo wilis #kereta nabrak rumah