RADAR JOGJA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen secara resmi meluncurkan tahapan Pilkada serentak tahun 2024. Pembukaan tahapan pilkada ini ditandai dengan gelaran majelis selawat bersama Gus Azmi dari Probolinggo di Stadion Candradimuka, Selasa (30/4) malam.
Komisioner KPU Kebumen Muhammad Sobir menyampaikan, peluncuran tahapan pilkada ini sebagai bentuk kesiapan KPU dalam menyambut agenda penting dalam mengawal pesta demokrasi.
Pihaknya sengaja mengawali tahapan pilkada dengan selawat agar selalu diberi keberkahan. Dia berharap, melalui lantunan selawat tersebut juga dapat membawa nuansa keteduhan.
"Pendekatan kami melalui selawat. Karena sudah familiar di kalangan masyarakat," jelas Sobir.
Baca Juga: Relawan Ganjar Gelar Salawat Kebangsaan di Stadion Maguwoharjo
Sobir mengatakan, guna memperlancar seluruh tahapan pilkada pihaknya bakal terus berkoordinasi dengan berbagai instansi vertikal terkait.
Ia pun mengapresiasi pemerintah daerah karena telah mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pilkada. "Semoga dari awal sampai akhir tahapan pilkada tidak ada aral melintang," jelas Sobir.
Sobir meminta, kepada seluruh masyarakat Kebumen yang telah memiliki hak pilih untuk berbondong-bondong datang ke TPS. Tak lupa, dia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks terkait pilkada.
"Tidak dibenarkan menggulirkan informasi hoaks atau buat isu sara yang menimbulkan kegaduhan," bebernya.
Sobir menambahkan, saat ini pihaknya masih fokus membentuk badan adhoc secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga desa. Selanjutnya, tahapan beralih pada proses pemutakhiran data pemilih dan pendaftaran dan penetapan bakal calon bupati-wakil bupati.
"Gerbang awal sekarang. Masih banyak tahapan menanti. Terus marathon sampai proses pemungutan dan perhitungan suara," ungkapnya.
Seiring dengan tahap awal pilkada tersebut sejumlah partai politik di Kebumen juga sedang berproses. Yakni melakukan penjaringan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati. Tahapan pendaftaran ini dibuka oleh sejumlah partai politik pemilik kursi parlemen.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi mengatakan, tahap penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati berdasar Surat Instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Nomor : 6027/IN/DPP/III/2024 tertanggal 28 Maret 2024. Surat tersebut memuat perihal instruksi mengenai pemetaan politik serta penjaringan bakal calon kepala daerah serentak 2024.
Dia memastikan seluruh proses pendaftaran ini terbuka untuk umum dan tanpa mahar alias gratis. "Kami sudah terima surat dari DPP untuk melaksanakan pembukaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati," katanya.
Hal senada disampaikan Ketua DPC PKB Zaeni Miftah. Saat ini pihaknya membuka diri dan memberikan kesempatan bagi siapa saja yang berminat mendaftar pilkada. Berdasar mandat dari DPP PKB, pendaftaran ini terbuka bagi kalangan kader maupun non kader partai.
Zaeni menyebut, pendaftaran dibuka secara online maupun offline. Bagi masyarakat yang berminat mendaftarakan diri juga bisa datang ke Kantor DPC PKB di Jalan Arumbinang, Kawedusan, Kebumen. Atau pun dapat diakses melalui laman sicakada. "Mau itu kader atau bukan. Kalau berminat silahkan daftar," jelasnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo