Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kena Penyakit Mulut dan Kuku, Produksi Susu di Boyolali 2023 Alami Penurunan, Segini Jumlahnya..

Retno Nawangwulan • Selasa, 23 April 2024 | 20:07 WIB
Peternak sapi perah di Desa Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Boyolali memerah susu sapi
Peternak sapi perah di Desa Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Boyolali memerah susu sapi

RADAR JOGJA-Setelah penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang sejumlah peternakan sapi di Kabupaten Boyolali, hasil produksi susu di wilayah tersebut belum sepenuhnya pulih kembali.

Tingkat produksi susu sapi di Boyolali mengalami penurunan yang cukup drastis. Yaitu dari yang semula mencapai 51,9 juta liter pada tahun 2022, kini menurun menjadi 38,8 juta liter di tahun 2023.

Baca Juga: Ruben Amorim Terbang ke Inggris, Tapi Ternyata Bukan ke Liverpool

Berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali, sebaran sapi perah melingkupi wilayah lereng Merapi dan juga Merbabu. 

Mulai Kecamatan Gladagsari, Ampel, Cepoga, Selo, Musuk, Tamansari sampai Mojosongo.

Baca Juga: Rancangan Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Tentang Pembangunan Kepemudaan

“Saat ini, jumlah sapi perah di Kabupaten Boyolali mencapai 59.389 ekor. Kami terus mendorong peningkatan pengolahan susu,” jelas Kepala Disnakan Boyolali Lusia Dyah Suciati, melansir dari laman Radar Solo. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#mulut #penyakit #sapi perah #kuku #Boyolali