Hal itu guna memastikan bahwa wahana yang ada benar-benar aman dan layak digunakan pengunjung.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Magelang Triyamto Sutrisno mengutarakan, kegiatan pemeriksaan wahana di TKL Ecopark ini guna mempersiapkan libur dan cuti Lebaran.
Sehingga seluruh wahana tersebut benar-benar aman dan safety untuk pengunjung.
Pemeriksaan itu, kata dia, dilakukan mulai dari bahan, tingkat kelayakan, kebersihan, dan lainnya. Secara kasat mata, beberapa wahana tersebut dinyatakan aman dan masih layak digunakan.
"Tapi, untuk kebersihannya perlu ditingkatkan karena banyak lumut.
Nanti kami minta (kepada pengelola) agar dibersihkan. Sehingga pengunjung tidak jatuh atau terpeleset karena licin," bebernya di sela pemeriksaan, Rabu (3/4/2024).
Direktur Utama Perusahaan Daerah Obyek Wisata (PDOW) TKL Ecopark Magelang Arif Taat Ujiyanto menuturkan, pemeriksaan wahana ini rutin dilakukan sebelum Lebaran.
Guna memastikan keamanan dan kelayakan wahana.
Pemeriksaan tersebut dilakukan menyeluruh ke semua wahana. Mulai dari rainbow slide, kereta mini, bianglala, kolam renang, kereta air, hingga jembatan kaca.
"Jadi, yang berisiko dilakukan pengecekan," jelas Taat.
Saat ini, TKL Ecopark memiliki sebanyak 16 wahana. Di antaranya seperti rainbow slide, bianglala, sepeda air, becak air, sepur mini, dan beberapa spot foto.
Dari jumlah tersebut, ada wahana yang dikelola oleh pihak ketiga.
Harapannya, TKL Ecopark dapat memberikan kebahagiaan pada momentum libur dan cuti Lebaran mendatang.
"Liburan makin gayeng di Taman Kyai Langgeng. Harapannya, pengunjung akan merasa aman dan nyaman saat berlibur di TKL Ecopark," tutur Taat.
Editor : Bahana.