Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harga Pangan Masih Tinggi, Warga Antusias ke Pasar Murah

Muhammad Hafied • Jumat, 22 Maret 2024 | 03:29 WIB
ANTRE: Warga di Kecamatan Kebumen berbondong-bondong datang ke pasar murah. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut ditengah harga pangan tak kunjung stabil.
ANTRE: Warga di Kecamatan Kebumen berbondong-bondong datang ke pasar murah. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut ditengah harga pangan tak kunjung stabil.

KEBUMEN - Program pasar murah masih menjadi sasaran warga ditengah harga pangan tak kunjung stabil.

Warga, bahkan, rela antre demi menjamin kebutuhan pokok sehari-hari.

Kondisi ini terlihat saat gelaran pasar murah di Pendopo Kantor Kecamatan Kebumen, Kamis (21/3).

Warga yang didominasi kalangan ibu-ibu tampak berdesakan, hanya untuk mendapat bahan pangan murah.

Baca Juga: Pantau Pasar, Pemkab Gunungkidul Sebut Harga Sembako Selama Ramadhan Tak Tentu

Sebagian dari mereka, bahkan, rela datang lebih awal karena khawatir tak kebagian jatah sembako murah.

"Sebelum acara dibuka sudah sampai lokasi. Dari pada telat, takut habis duluan," kata salah satu warga Sumarni.

Menurutnya, harga bahan pangan yang tersedia di pasar murah jauh lebih terjangkau. Sebut saja komoditas beras yang dijual dengan harga dibawah Rp 11 ribu.

Padahal harga dipasaran kini masih berkisar Rp 13-14 ribu per kilogram.

Baca Juga: Masih Nihil Kasus, Distapang Pastikan Kebumen Bebas Antraks

"Antre lama tidak apa-apa. Yang penting, bawa pulang beras. Mau beli di pasar masih lumayan mahal," jelas warga Kecamatan Kebumen itu.

Warga lain Barokah, 37, mengatakan, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional maupun pasar modern belum cukup terjangkau bagi masyarakat.

Belum lagi kondisi ini diperparah adanya peningkatan kebutuhan pangan selama Ramadan.

Oleh karena itu, mendatangi pasar murah menjadi alternatif untuk mencukupi kebutuhan bahan pangan.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Dishub Kulon Progo Menggelar Ramp Check Ke PO Bus

"Berangkat bareng sama tetangga. Ya, kalau bisa sering ada kegiatan pasar murah. Biar warga terbantu," ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kebumen Iin Windarti menyampaikan, gerakan pasar murah digelar tak lain guna menjaga ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini berlangsung secara serentak di berbagai kecamatan.

Baca Juga: Baru Empat Bulan Diresmikan Sultan HB X, Jembatan Kedungkandang Gunungkidul Retak

"Di Kecamatan Kebumen ini sudah dua kali. Kami bersyukur antusias warga membeludak. Apalagi sekarang sedang puasa. Semoga tetap tertib dan bisa memenuhi kebutuhan," kata istri Bupati Kebumen itu.

Iin menyebut, gerakan pasar murah ditujukkan bukan hanya sebagai solusi ketika kenaikan harga, tapi juga upaya peningkatan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Baca Juga: Dosen Manajemen Keuangan UIN Sebut Cashless Society Masih Susah Diterapkan

Pihaknya juga akan terus berkolaborasi dengan lintas sektor guna menyikapi kenaikan harga komoditas pangan.

"Insyaallah terpenuhi semua. Sebelum ini kami di Rowokele dan kemarin di Alian," pungkasnya. (fid)

Editor : Amin Surachmad
#pasar murah #harga pangan #rela antre