Bupati Purworejo minta seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Purworejo komitmen mewujudkan ramah anak.
Bahkan, komitmen tersebut telah disosialisasikan dan dideklarasikan di Pendopo Kabupaten Purworejo pada Senin (18/3).
Yakni, deklarasi satuan pendidikan ramah anak atau SRA yang diikuti oleh ratusan tenaga pendidik se-Kabupaten Purworejo.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti menuturkan, Implementasi kebijakan dan peningkatan capaian KLA di Kabupaten Purworejo diarahkan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan bagi anak yang ramah anak.
Mengingat, saat ini Kabupaten Purworejo masih berada di predikat pratama berdasarkan evaluasi KLA pada 2023.
Untuk itu, melalui kegiatan sosialisasi dan Deklarasi SRA diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan capaian indikator KLA.
Dia juga berharap dengan SRA dapat meningkatkan kualitas mutu pendidikan yang berperspektif hak anak.
Dia menekankan agar hak anak dapat diterapkan oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di sekolah.
Itu, untuk memastikan hak anak-anak tetap terpenuhi dan terlindungi dari segala macam bentuk kekerasan. "Termasuk bullying," tegas Yuli Senin (18/3).
Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) PPPA, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Purworejo Heny Safaryuni Tataningsih menambahkan, deklarasi SRA merupakan bentuk penguatan pemahaman tenaga layanan pendidikan di seluruh satuan pendidikan.
Yakni, terkait implementasi pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui pengembangan SRA.
"Kegiatan SRA di Pendopo Kabupaten Purworejo tersebut diikuti seluruh kepala SD, SMP, SMA, SMK se-Kabupaten Purworejo. Seluruhnya ada 668 dan dibagi menjadi dalam dua hari 18-19 Februari 2024," tandas dia.
Editor : Bahana.