Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Curah Hujan Tinggi dan Tanggul Jebol Sebabkan Banjir Parah di Kudus!

Avelia Priscilla Putri • Jumat, 15 Maret 2024 | 22:15 WIB
Kondisi banjir di Kudus (Web : BNPB)
Kondisi banjir di Kudus (Web : BNPB)

RADAR JOGJA - Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dilanda banjir yang meluas pada Rabu (13/3) karena tingginya curah hujan.

Salah satu wilayah yang terkena dampak parah adalah Kecamatan Mejobo. Banjir di wilayah ini disebabkan oleh hujan yang intens dan jebolnya dua tanggul, yakni tanggul Sungai Piji dan Sungai Dawe.

Menurut laporan dari Radar Kudus, tujuh desa di Kecamatan Mejobo terendam banjir, termasuk Desa Tenggeles, Kesambi, Golantepus, Temulus, Mejobo, Payaman, dan Gulang.

Air di rumah warga mencapai ketinggian 10-50 sentimeter. Meskipun banjir semakin parah, belum ada warga yang mengungsi, meskipun posko pengungsian di balai desa setempat telah disiapkan.

Banjir juga merendam sekitar perempatan Mejobo, Desa Mejobo, dengan ketinggian air mencapai 30-50 sentimeter.

Hal ini memaksa warga dan pengendara untuk menerobos jalan yang tergenang air, menyebabkan beberapa kendaraan mogok.

Selain itu, Kecamatan Jati di Kudus juga terdampak banjir. Lima desa di daerah ini terendam, termasuk Desa Jati Wetan, Jati Lor, Jetis Kapuan, Tanjungkarang, dan Pasuruan Lor.

Saat ini, sekitar 20 jiwa dari 6 keluarga mengungsi di Balai Desa Jati Wetan. Tim gabungan bencana sedang melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir.

Kondisi paling parah terjadi di Desa Jati Wetan, khususnya di Dukuh Tanggulangin, Barisan, dan Gendok.

Banjir juga merendam tiga RW di Desa Jetis Kapuan. Total sekitar 6.800 jiwa terdampak banjir di Kecamatan Jati, dengan ketinggian air di permukiman warga mencapai 30-60 sentimeter, bahkan mencapai 70 sentimeter di daerah yang terdalam.

Pemerintah Kabupaten Kudus sedang melakukan evakuasi dan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak banjir.

Editor : Bahana.
#banjir kudus #kudus