Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembunuhan Sadis karena Sejumput Pasir - Kakek di Klaten Tewas Mengenaskan oleh Amukan Tetangga!

Cici Jusnia • Rabu, 6 Maret 2024 | 23:30 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: Halodoc.com
Ilustrasi mayat. Foto: Halodoc.com

RADAR JOGJA - Sebuah tragedi mengerikan terjadi di Desa Bulusan, Kecamatan Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah, ketika seorang buruh tani berinisial S (56) mengambil keputusan tragis untuk menghabisi nyawa tetangganya sendiri, Harto (82).

Dilansir dari Instagram @jurnal.mistis pada Rabu (6/3), kejadian ini berawal dari kekesalan S yang merasa marah karena Harto mengambil pasir di rumahnya tanpa izin.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/3) sekitar pukul 02.00 WIB.

Harto, yang tinggal sebatang kara, datang ke rumah S dengan menggunakan sepeda tua. Tanpa izin, Harto mengambil pasir di rumah S dan memasukkannya ke dalam karung beras.

Saat pertama kali melihat Harto mengambil pasir, S masih diam dan hanya memperhatikannya dari dalam rumah.

Namun, ketika Harto datang untuk kedua kalinya, S merasa kesal dan langsung mengamuk.

Ia memukuli kepala kakek renta tersebut berulang kali dari arah belakang dan bahkan menggunakan batu bata untuk mengepruknya.

Setelah aksi kejam itu, S mengambil langkah lebih jauh dengan menyeret tubuh Harto sejauh 30 meter dan membuangnya ke dalam saluran irigasi persawahan.

Motif dari tindakan brutal ini terbilang tak masuk akal, karena dalam wawancara di Polres Klaten, Senin (4/3), S mengakui bahwa tidak ada motif apa pun saat memukuli Harto, hanya rasa kesal karena pasir yang diambil tetangganya tanpa izin.

Netizen yang menanggapi berita ini di media sosial menyuarakan rasa prihatin dan kritik terhadap tindakan S.

Beberapa netizen menyoroti fakta bahwa Harto, seorang kakek renta yang tinggal sebatang kara, mungkin mengalami penurunan daya ingat seperti yang diungkapkan oleh salah satu netizen.

Salah satu netizen berkomentar, "Jahat bener, umur 80 itu kebanyakan daya ingat sudah sangat menurun. Kadang dia lupa seakan dia yg punya barang tsb padahal tidak, itu karena daya pikirnya sangat menurun."

Sementara itu, netizen lainnya mencoba menyadarkan bahwa tindakan S yang membunuh Harto bukanlah solusi yang tepat, dan bahwa seharusnya masalah seperti ini dapat diselesaikan dengan cara lain.

"Bukan menormalisasi pencurian ya, tp bisa jg Kakek itu daya ingatnya sudah menurun. Kadang orangtua gitu suka pikun balik seperti anak kecil lagi. Di omongin baik2 bisa sebenarnya kalau kaya gini kan si bapak jg rugi karena emosi jd menghabisi nyawa seseorang dan sekarang diam dibalik jeruji besi," komentar seorang netizen.

Kini, S berada dalam tahanan kepolisian dan akan menghadapi proses hukum atas perbuatannya.

Editor : Bahana.
#kakek dibunuh #Pembunuhan