RADAR JOGJA – Akun TikTok yang bernama @_bangmull mengunggah sebuah video yang berisikan tentang pesugihan ingus meler.
Di mana, pengikutnya akan kaya raya. Namun, akan mengalami pilek seumur hidup.
Cerita seram ini berawal dari Klaten, Jawa Tengah, tempat yang sejak dulu dikenal sebagai tempat misterius.
Banyak orang mendatangi sebuah makam dengan harapan pesugihan. Keputusan mereka untuk mengubah hidup.
Mereka mungkin menjadi kaya raya, tetapi seumur hidupnya terganggu oleh pilek. Pilek yang tak kunjung reda dan wajah yang memerah setiap hari.
Bagaimana kisahnya? Dahulu, ada lelaki yang datang ke sebuah desa di Klaten, Jawa Tengah.
Dia ingin mencari kekayaan dengan cara singkat. Setelah mencari tahu, dia diarahkan ke sebuah makam di tengah sawah.
Di sana, di dalam sebuah gubuk yang berselimut misteri, ia menemui seorang dayang cantik yang menjadi kunci awal dari perjalanan tak terduga menuju kekayaan dan kegelapan yang tersembunyi.
Dayang cantik itu dengan lembut menyambut kedatangan setiap lelaki atau siapa pun yang datang.
Dia akan menyambut dengan lampu terang yang dibawa. Wajib datang pada malam hari.
Dayang cantik itu dengan ramah bersedia membantu dan menunjukkan keberadaan Jin Ingus Bajang.
Namun, dalam pemberian bantuan itu, dia memberikan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh mereka yang ingin mengikuti pesugihan.
Syarat yang diajukan adalah lelaki tersebut harus sudah menikah secara resmi, telah mencapai usia dewasa, dan menjalani puasa selama tujuh hari.
Setelah itu, dalam upaya untuk memenuhi tuntutan pesugihan, sang lelaki diwajibkan membawa seekor ayam hitam cemani pada hari Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon.
Dengan tekad yang bulat, si lelaki akhirnya menyanggupi semua syarat yang diberikan oleh dayang cantik.
Ia pun memutuskan untuk menikah secara resmi dan memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditentukan.
Setelah memenuhi semua persyaratan, ia kembali ke gubuk yang berada di tengah sawah.
Hingga pada suatu saat, setelah menyelesaikan semua ritual, lelaki itu pulang dengan keberhasilan di tangannya.
Namun, ia diikuti oleh Jin Ingus Meler yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya.
Lama kelamaan, dengan kehadiran jin tersebut, kekayaan mulai mengalir ke dalam hidupnya. Membawa kemakmuran yang tak terduga.
Namun, seiring berjalannya waktu, lelaki tersebut mulai merasakan dampak dari perjanjian pesugihan ini.
Gejala tak terduga mulai muncul. Ia elalu mengalami pilek yang tak kunjung reda dan wajahnya memerah seperti orang sedang demam.
Ini adalah harga yang harus dibayar sebagai konsekuensi dari kesepakatan dengan pesugihan Ingus Meler.
Dari cerita pesugihan ini, berkembanglah mitos pada zamannya di daerah Klaten, Jawa Tengah.
Namun, seiring berjalannya waktu, konon pengikut pesugihan Ingus Meler kini telah berkurang atau bahkan tidak ada lagi. (Alia Nr Azizah)
Editor : Amin Surachmad