KEBUMEN - Ratusan pelajar MTsN 5 Kebumen unjuk kebolehan dalam pertunjukan tari kolosal topeng cepetan.
Pertunjukan ini sengaja digelar sebagai penjabaran projek penguatan profil pelajar Pancasila atau P5 di lingkungan madrasah.
Waka Kesiswaan MTsN 5 Kebumen Supami menyampaikan, dipilihnya tari topenf cepatan karena merupakan salah satu tradisi khas Kebumen.
Baca Juga: Lima TPS di Bantul Berpotensi Coblosan Ulang KPPS Beri Surat Suara Tak Sesuai Peruntukan
Dengan begitu secara tidak langsung para siswa turut melestarikan kesenian tradisi daerah.
"Agar anak mencintai tarian asli dari Kebumen. Kami memang menerapkan tema kearifan lokal" jelasnya, Senin (19/2).
Tari topeng cepetan adalah kesenian asli Kebumen. Tari ini diciptakan dengan beragam pernak-pernik.
Terutama penggunaan topeng yang dikenakan setiap penari.
Desain topeng sengaja dibuat dengan bentuk menyeramkan untuk menambah kesan mistis.
Supami menerangkan, pertunjukan seni siswa ini hampir digelar setiap tahun. Hal ini dilakukan guna menumbukan kecintaan terhadap warisan leluhur.
Selain kesenian, siswa juga diajak untuk menampilkan berbagai jenis rintisan wira usaha.
Baca Juga: Talang Air Hancur dan Kanopi Berlubang, Pasar Niten Bantul Memerlukan Perbaikan
"Ada tema khusus. Setiap tahun ganti-ganti sesuai kesepakatan dan kebutuhan," terangnya.
Pada pertunjukan ini siswa MTsN 5 Kebumen memainkan tari cepetan menggunakan topeng dari hasil kreativitas sendiri.
Dibuat dari bahan limbah seperti kardus, botol bekas dan tali rafia.
Meski terlihat sederhana, pertunjukan ini berlangsung dengan apik.
"Cari barang bekas, kam di rumah banyak. Tinggal niru topeng yang sudah ada. Di internet kan banyak," kata salah satu siswa Riski Bagus Pratama. (fid)