PURWOREJO - Pergeseran pasukan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) dilakukan hari ini.
Sebanyak 583 personel Polri, TNI, Satpol-PP, dan linmas bertugas siap melakukan pengamanan di TPS-TPS.
Kapolres Purworejo AKBP Eko Sunaryo mengatakan, pengamanan di TPS akan berlangsung dari 13-15 Februari 2024.
Yakni, mengawasi tahap persiapan, pemungutan suara, dan juga pasca pemungutan suara.
"Personel kami ada sebanyak 483 personel yang tersebar di 2.995 TPS di Kabupaten Purworejo," ujarnya Selasa (13/2). Ditambah, dengan BKO TNI dari Batalyon 403 Jogjakarta sebanyak 112 personel sebagai wujud sinergitas TNI dan Polri.
Dijelaskan, tugas aparat keamanan yaitu mengamankan material logistik dan mengawasinya sepanjang kegiatan pemilu.
Selain itu, mereka juga bertugas mengenali karakteristik wilayah, potensi konflik, dan menjaga ketertiban di area yang diamankan.
Sementara, Bupati Purworejo berharap, semua unsur dapat memastikan keamanan di TPS. Dia juga meminta agar para personel menjaga kesehatan. Pun, mempersiapkan fisik dan mental dengan baik.
"Harus siap siaga dan responsif terhadap setiap perubahan situasi. Pastikan, bahwa setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya tanpa rasa takut atau intimidasi dari pihak manapun," tegasnya saat apel pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu Serentak 2024, Selasa (12/2).
Selain itu, Yuli juga meminta kepada petugas pemilu untuk menjalankan tugasnya dengan jujur dan netral.
Hal tersebut demi mewujudkan pemilu yang jujur dan adil. "Jangan lupa lakukan antisipasi kemungkinan adanya bencana alam, seperti banjir, tanah longsor dan sebagainya," pesan dia.
Editor : Bahana.