"Longsoran itu terjadi karena hujan dengan intensitas ringan hingga sedang," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Wasono saat dikonfirmasi, Jumat (2/2/2024).
Akibatnya, rumah yang ditempati seorang diri itu roboh dan mengalami rusak berat. Beruntung Wainah tidak berada di rumahnya.
Saat ini, Wainah mengungsi ke rumah putranya bernama Muhammad Yunus, 34 yang masih tinggal satu dusun dengannya.
Edi menambahkan, Wainah memang diminta untuk mengungsikan diri karena kondisi rumah yang rusak parah. Mengingat lokasi rumahnya persis di bawah tebing.
Para warga dan relawan turut membersihkan puing-puing rumah nenek 70 tahun itu.
"Kemarin memang hujan. Lama. Saat longsor, dia (Wainah) tidak di rumah. Waktu dia mau pulang untuk salat Subuh, rumahnya sudah ambruk. Untuk kerugian materiil, masih kami data," bebernya. (aya)
Editor : Bahana.