Di hari pertamanya, Sepyo ingin berkenalan dengan para pejabat pemkab dan mendengar laporan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Dia tiba di kantor Pemkab Magelang sekitar pukul 10.10. Kedatangannya disambut oleh Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto dan para asisten.
Kemudian, dia melangsungkan pertemuan atau entry meeting dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Sepyo mengutarakan, penunjukannya sebagai pj bupati Magelang sudah diatur oleh pemerintah. Jabatan itu menjadi amanah besar baginya.
Mengingat dia baru kali pertama menjabat sebagai pj kepala daerah.
"Ini langkah dari Tuhan. Saya dipercaya oleh pemerintah pusat untuk menjalankan roda pemerintahan yang ada di sini (Kabupaten Magelang). Mudah-mudahan amanah," beber dia kepada wartawan di ruang kerjanya.
Keputusan itu, kata dia, demi melayani masyarakat dengan baik.
Selain itu, administrasi pemerintahan memang harus berjalan setelah masa kepemimpinan bupati sebelumnya rampung. Hal itulah yang harus dijalankan sebagai seorang ASN.
Saat dia dilantik, pj gubernur Jateng menyampaikan sejumlah pesan kepadanya. Mulai dari penanganan stunting, penurunan angka kemiskinan, inflasi, dan lainnya.
"Dalam waktu mendesak, ada pelaksanaan pesta demokrasi. Partisipasi masyarakat harus bagus, pelaksanaannya lancar, dan tetap menjaga kamtibmas," kata pria kelahiran Surakarta itu.
Di hari pertamanya ini, Sepyo merasa harus berkenalan dengab para pejabat pemkab.
Termasuk menerima informasi terkait hal-hal yang sifatnya memang harus dilaksanakan agar bisa berjalan dengan baik.
"Ya sudah ada masukan-masukan. Tapi, semua dinas laporan dulu (program kerja)," imbuh dia.
Selain itu, dia juga melangsungkan pertemuan dengan BPK. Menurutnya, pertemuan itu memang rutin digelar untuk pembinaan akuntabilitas pemerintahan.
Dia berharap, dalam menjalankan amanah sebagai pj bupati Magelang dapat berjalan dengan lancar.
Editor : Bahana.