Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Perkenalkan Batik Ecoprint ke Warga Bener, Langkah Mahasiswa KKN UMP Bangkitkan Jiwa Kewirausahaan

Sevtia Eka Nova • Selasa, 30 Januari 2024 | 14:15 WIB

 

FOKUS: Mahasiswa KKN UM Purworejo di Desa Bener saat menggelar pelatihan batik ecoprint untuk ibu-ibu di Balai Desa Bener beberapa waktu lalu.
FOKUS: Mahasiswa KKN UM Purworejo di Desa Bener saat menggelar pelatihan batik ecoprint untuk ibu-ibu di Balai Desa Bener beberapa waktu lalu.

RADAR JOGJA - Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) di Desa Bener berupaya membangkitkan jiwa kewirausahaan warga setempat. Yakni dengan memperkenalkan dan memberikan pelatihan batik ecoprint kepada Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di desa tersebut.

Pelatihan diikuti antusias oleh para kader PKK dari setiap dusun di Desa Bener. "Selain memperkenalkan ecoprint, juga menambah peluang ibu-ibu PKK untuk berwirausaha batik ecoprint. Selain produk makanan yang ada di Desa Bener," ujar Humas KKN UMP Gery Purnomoaji kemarin (29/1).

Disebutkan, pelatihan tersebut sesuai dengan program kerja utama. Yakni, dengan tema meningkatkan sumber daya manusia dalam berwirausaha guna membangun desa yang lebih maju.

Gery mengatakan, dalam pelatihan ecoprint tersebut dia mengundang Munharis Suryo Hindriyo. Dia adalah pemilik batik Dewa Lowano yang berada di Desa Karangrejo, Loano Purworejo. "Selain mempunyai usaha batik tulis dan batik cap, beliau juga membuat batik melalui ecoprint yaitu dengan teknik pounding dan teknik steaming," sambungnya.

Munharis memberikan materi mulai dari teknik pembuatan ecoprint hingga bahan-bahan yang digunakan. Menurutnya, ada berbagai macam daun yang bisa digunakan untuk ecoprint. Misalnya daun jati, jarak, paku-pakuan, kenikir, kersen, dan sebagainya.

CCCCTak hanya diberikan materi, PKK di desa tersebut juga diajak untuk praktik membuat ecoprint dengan teknik pounding. Teknik tersebut merupakan salah satu metode sederhana dari ecoprint.

Yakni, dengan meletakkan daun di atas media kain. Setelah itu, daun dipukul secara perlahan dan merata sehingga zat warna dari daun menempel pada media kain. "Praktik dilakukan secara berkelompok," tuturnya.

Peserta pelatihan Sri Lestari mengaku, sangat antusias dan tertarik dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat menarik untuk pemberdayaan PKK di Desa Bener. "Semoga ke depan dapat lebih baik dan semangat berlatih agar bisa meningkatkan kualitas SDM warga Desa Bener," harapnya. (han/eno)

Editor : Satria Pradika
#UMP #Universitas Muhammadiyah Purworejo