Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Kebumen Tunda Pembukaan Pandan Kuning Park, Masih Butuh Waktu untuk Pembenahan Fasilitas

Muhammad Hafied • Senin, 29 Januari 2024 | 02:27 WIB
WISATA ANDALAN: Pandan Kuning Park digadang-gadang sebagai ikon wisata yang dikelola Pemkab Kebumen.
WISATA ANDALAN: Pandan Kuning Park digadang-gadang sebagai ikon wisata yang dikelola Pemkab Kebumen.

KEBUMEN - Rencana pembukaan destinasi wisata Pandan Kuning Park dipastikan meleset dari target.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memutuskan untuk menunda prosesi pembukaan karena dianggap masih butuh waktu menyangkut penataan fasilitas.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebidayaan (Disparbud) Kebumen Sri Kuntarti menyampaikan, pihaknya memilih urung membuka destinasi wisata tersebut karena memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Penyempurnaan sarana dan prasarana wisata hingga kini terus dikebut seiring pembukaan tempat wisata mundur dari jadwal.

"Masih fokus penataan dan penyempurnaan fasilitas yang ada. Harapannya pengunjung tidak kapok ya," katanya, Minggu (28/1).

Sri menyebut, Pandan Kuning Park akan dibuka pada 31 Januari 2024, atau meleset lima hari dari rencana awal pembukaan.

Perpanjangan penutupan sementara ini dimanfaatkan untuk pembenahan fasilitas berbasis teknologi.

Antara lain, fokus pada pemasangan kamera pengawas atau CCTV, jaringan wifi serta persiapan pemberlakuan e-ticketing.

Tak hanya itu, sebagian wahana rekreasi di lokasi wisata plat merah tersebut juga masih belum berfungsi optimal.

Pemkab khawatir jika seluruh fasilitas tak siap digunakan, akan berpengaruh pada minat kunjungan wisata.

"Awalnya ditutup sampai tanggal 26 Januari. Tapi memang perbaikan belum selesai, masih butuh perpanjangan lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Lurah Maguwoharjo Jalani Sidang Perdana di PN Jogja Hari Senin, Apa yang Menjeratnya?

Selain melakukan penyempurnaan fasilitas, Pemkab Kebumen melalui Disparbud Kebumen juga sedang fokus menyiapkan tenaga penunjang.

Sri menyebut, setidaknya ada 32 tenaga penunjang yang disiapkan untuk bertugas di Pandan Kuning Park.

"Sudah ada pembinaan petugas. Masing-masing 20 untuk kebersihan dan 12 petugas kemananan," kata Sri.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan, Pandan Kuning Park didesain layaknya miniatur Ancol di Jakarta.

Sejauh ini terdapat 10 wahana permainan yang segera dapat dinikmati masyarakat.

Selain itu, terdapat fasilitas pendukung seperti tempat parkir representatif, kafe dan resto hingga musala.

Pemkab juga telah menentukan harga tiket perdana. Di hari biasa, pengunjung rencananya akan ditarik tiket Rp 10 ribu per wahana.

Sedangkan pada akhir pekan naik menjadi Rp 15 ribu.

"Paket tiket terusan hari biasa Rp 50 ribu untuk satu orang dan semua wahana," katanya.

Arif mengatakan, Pandan Kuning Park berada di jalur strategis karena berdekatan dengan jalan nasional di pinggir pantai selatan.

Bahkan, jarak antara Bandara YIA Yogyakarta ke lokasi berkisar hanya satu jam.

Destinasi wisata ini juga berdampingan langsung dengan kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen atau Shrimp Estate yang beberapa waktu lalu diresmikan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Jujur Aku Jeleh, Lurah Banguntapan Minta Penindakan Yustisi Bagi Pembuang Sampah Liar di Bantul Segera Diterapkan

Arif berharap, keberadaan Pandan Kuning Park mampu meningkatkan pendapatan daerah serta berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pemkab, kata Arif, berencana membuat konsep wisata di pesisir selatan secara terintegrasi.

"Nantinya menjadi ikon dari wisata Kebumen yang terintegrasi dengan wisata lain di sisi selatan," pungkasnya. (fid)

Editor : Amin Surachmad
#kebumen #destinasi wisata #Pandan Kuning Park