RADAR JOGJA - Bupati Purworejo Yuli Hastuti kembali mengimbau kepada seluruh kepala perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo untuk mendukung tertib arsip.
Salah satunya dengan mendorong penyerahan arsip statisnya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Purworejo selaku Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Kabupaten Purworejo.
"Kearsipan merupakan salah satu urusan wajib yang memperoleh perhatian dari pemerintah pusat dan wajib dilaksanakan di tingkat daerah," tegasnya Kamis (25/1).
Diketahui, LKD adalah lembaga yang memiliki tugas, fungsi, dan tanggung jawab di bidang pengelolaan statis dan pembinaan kearsipan. Menurutnya, selama ini Dinpusip Purworejo telah berupaya untuk melaksanakan pembinaan kearsipan dan pengelolaan arsip statis untuk mewujudkan memori kolektif kabupaten.
Untuk mewujudkan itu, khususnya di bidang pemerintahan butuh komitmen dan sinergitas antara kepala daerah, LKD, dan perangkat daerah sebagai pencipta arsip.
Dia menyampaikan, arsip harus dikelola dengan baik mengingat pentingnya arsip kaitannya dengan sejarah dan jati diri masa depan.
Terlebih, Purworejo merupakan salah satu kabupaten yang melahirkan pahlawan nasional, tokoh-tokoh nasional baik di bidang pemerintahan, kemiliteran, dan seni budaya. Namun, dokumennya belum diserahkan ke Depot Arsip Pemkab Purworejo.
Sementara, Dinpusip Purworejo melalui bidang kearsipan telah berupa untuk melakukan penyelamatan arsip khususnya di perangkat daerah Kabupaten Purworejo.
Belum lama ini, Dinpusip Purworejo juga menggelar rapat koordinasi dengan kepala perangkat daerah di Kabupaten Purworejo untuk mensosialisasikan pentingnya peran perangkat daerah dalam mengelola arsip di lingkungannya secara tertib di hulu.
Kepala Dinpusip Purworejo Eni Sudiyati mengatakan, dari rakor tersebut diharapkan, para perangkat daerah dapat memberikan dukungan terhadap pengelolaan arsip di Kabupaten Purworejo.
"Sehingga arsip bernilai historis di LKD di hilir, sebagai memori kolektif Kabupaten Purworejo dapat terwujud," harap Eni. (han)
Editor : Heru Pratomo