RADAR JOGJA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Purworejo menggelar lomba atau festival durian unggul Kabupaten Purworejo pada Kamis (25/1). Ada 50 peserta dari sembilan kecamatan penghasil durian di Kabupaten Purworejo.
Adapun sembilan kecamatan tersebut yaitu berasal dari Kecamatan Kaligesing, Bruno, Kemiri, Pituruh, Loano, Bener, Gebang, Purworejo, Bagelen. Nantinya, pemenang akan diusulkan sertifikasi sebagai varietas unggul durian lokal Purworejo.
"Memang sengaja kami gelar festival, karena untuk mengangkat durian lokal. Kami cari yang terbaik untuk kami usulkan menjadi varietas unggul lokal," kata Kepala DKPP Purworejo Hadi Sadsila, Kamis (25/1). Pihaknya akan mencoba untuk membranding durian varietas lokal Kabupaten Purworejo agar lebih dikenal masyarakat luas.
Disebutkan, durian di Kabupaten Purworejo jenisnya hanya lokal dan banyak yang belum memiliki varietas. "Ada yang menyebut durian susu, gampit, dan sebagainya tetapi itu belum diakui sebagai varietas," sambungnya.
Dia berharap, dengan adanya festival lomba durian unggul tersebut ada pemenang yang nantinya bisa disertifikasi lagi sebagai durian varietas lokal Purworejo. "Kriteria yang dinilai mulai dari fisiologis rasa, ketebalan, bobot, warna, hingga aroma. “Semua aspek," ucap Hadi.
Sementara, Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian, DKPP Purworejo Jayadi menambahkan, di Kabupaten Purworejo baru ada satu varietas durian yang sudah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Pertanian pada 2016 lalu. Yakni, durian varietas Sikatap dari Desa Kalitapas, Kecamatan Bener.
Diketahui, durian varietas Sikatap cukup dikenal dan memiliki cita rasa yang membuat penikmatnya ketagihan. Yakni, memiliki biji yang pipih, memiliki kombinasi rasa manis dan pahit, hingga memiliki tekstur daging durian yang lembut.
Ada dua varietas lagi yaitu varietas Gajah Mada di Desa Belimbing, Kecamatan Bruno dan varietas Sungkil Laos dari Kecamatan Pituruh tapi sertifikatnya belum keluar. “Masih proses," terang Jayadi.
Baca Juga: Ular Sanca Kembang 3 Meter Mangsa Ayam, Petugas Damkar Ingatkan Warga Hati-Hati
Disebutkan, proses sertifikasi varietas durian lokal yaitu mulai dari diusulkan ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Kemudian, setelah diuji baru akan mendapatkan sertifikasi dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian.
"Proses yang harus dilalui panjang. Membutuhkan waktu paling tidak tiga tahun," tuturnya. Hal itu karena ada sejumlah syarat dan penilaian yang harus dipenuhi agar Seperti, konsistensi buah, daun, bunga, tinggi tanaman durian, dan sebagainya. (han/pra)
Editor : Heru Pratomo