Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kepala Kemenag Kebumen Sebut Hari Amal Bhakti Adalah Momentum Kebangkitan Madrasah

Muhammad Hafied • Kamis, 4 Januari 2024 | 03:12 WIB
PUNCAK HAB: Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen Sukarno memimpin apel Hari Amal Bhakti (HAB) di halaman Pendopo Kabumian, Rabu (3/1). (M. Hafied/Radar Kebumen)
PUNCAK HAB: Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen Sukarno memimpin apel Hari Amal Bhakti (HAB) di halaman Pendopo Kabumian, Rabu (3/1). (M. Hafied/Radar Kebumen)

 

KEBUMEN - Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-78 diharapkan menjadi momentum kebangkitan madrasah di era globalisasi.

Madrasah hingga kini masih relevan sebagai pilar pembangunan karakter bangsa melalui instrumen pendidikan.

Hal ini disampaikan Kepala Kemenag Kebumen Sukarno saat apel puncak peringatan HAB di halaman Pendopo Kabumian, Selasa (3/1).

Baca Juga: Kalurahan Condongcatur Resmikan Pendopo Kromoredjan, Bakal Jadi Pusat Kegiatan Budaya, Keraton Jogja Siap Bantu Tenaga Pengajar

"Kebangkitan madrasah ditandai transformasi digital. Dan, ini yang sekarang sudah dilakukan kalangan madrasah," kata Sukarno.

Sukarno mengingatkan, Hari Amal Bhakti yang diperingati setiap tahun ini bukan sekadar seremoni belaka.

Tapi, terkandung makna cukup mendalam. Terdapat nilai dan harapan agar jajaran Kementerian Agama terus merawat semangat pengabdian.

Menurut dia, tugas Kementerian Agama tidak mudah. Selain menjaga harmoni antar umat beragama, korps Ikhlas Beramal ini juga memiliki tanggung jawab merawat karakter bangsa.

Baca Juga: LHP Pengelolaan Keuangan DIY Efektif Wujudkan Good Governance

"Ya, tentu harapan besar kami. Seluruh keluarga besar madrasah mampu menghantarkan siswa memiliki konsep ilmiah dan amaliah," bebernya.

Dia pun berharap peringatan HAB ke-78 ini dijadikan momentum peningkatan prestasi madrasah. Cita-cita ini perlu diimbangi peningkatan kapasitas maupun kapabilitas guru.

Dengan begitu, lulusan madrasah diharapkan mampu berperan dalam menyambut Indonesia Emas pada tahun 2045.

Baca Juga: Ribuan ODGJ di Bantul Dijamin Hak Pilihnya dalam Pemilu 2024

"Beda generasi, beda tantangan. Inilah yang harus disikapi bersama. Bagaimana pendidik mampu bersanding dan mengarahkan siswa sesuai minat dan bakat," bebernya.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, Kementerian Agama sejauh ini memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

Baca Juga: Sejumlah Ruas Jalan Menuju Destinasi Wisata di Bantul Masih Minim LPJU

Selain itu, Kemenag juga sudah terbukti mampu mencetak generasi unggul dan berkarakter. Ia meminta agar segenap jajaran Kemenag terus menjaga komitmen tersebut.

"Kementerian Agama merupakan pintu gerbang dalam mewujudkan peradaban sesuai harapan bangsa," terangnya. (fid)

Editor : Amin Surachmad
#Hari Amal Bhakti #madrasah #Kementerian Agama