Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Momen Tahun baru, Pengunjung Pertama Candi Borobudur Disambut Soreng hingga Tanam Pohon Bodhi

Naila Nihayah • Senin, 1 Januari 2024 | 16:55 WIB
SAMBUT PENGUNJUNG: Pasukan bregada, soreng, dan pamong badra menyambut pengunjung pertama Candi Borobudur dari maingate menuju marga utama, Senin (1/1/2024). (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
SAMBUT PENGUNJUNG: Pasukan bregada, soreng, dan pamong badra menyambut pengunjung pertama Candi Borobudur dari maingate menuju marga utama, Senin (1/1/2024). (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

 

MUNGKID – Saban momentum tahun baru, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko memberikan apresiasi kepada pengunjung pertama di Candi Borobudur. Baik pengunjung domestik maupun mancanegara.

Keduanya disambut oleh pasukan bregada, tarian soreng, dan pamong badra.

Kemudian, sekitar pukul 06.30, pengunjung tersebut diarak dari maingate menuju marga utama.

Di sana, mereka disambut oleh jajaran TWC Unit Borobudur. Selain itu, keduanya mendapat pengalungan syal batik ecoprint motif daun bodhi.

Mereka juga menanam pohon bodhi yang merepresentasikan tema Blessing in Harmony.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM, PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Mohamad Nur Sodiq mengutarakan, tradisi penyambutan pengunjung ini sudah berjalan setiap awal tahun.

“Tadi sudah kami sambut tamu pertama ibu Ani dari Tangerang dan Morgan dari Taiwan,” ujarnya di sela penyambutan, Senin (1/1/2024).

Penyambutan tahun ini, kata dia, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena pengunjung tidak lagi disambut oleh gajah.

Sehingga skema penyambutannya diganti dengan arak-arakan kirab bregada, soreng, dan pamong badra.

Dia menyebut, selain syal, pengunjung pertama tersebut juga mendapat buku yang menceritakan relief Candi Borobudur dan suvenir.

Kemudian, pengunjung pertama juga mendapatkan paket makan pagi di Hotel Manohara dan tiket naik struktur candi secara gratis.

Baca Juga: Prakiraan Kondisi Cuaca di Jogja Senin 1 Januari, Potensial Hujan Disertai Petir di Sejumlah Wilayah

SAMBUT PENGUNJUNG: Pasukan bregada, soreng, dan pamong badra menyambut pengunjung pertama Candi Borobudur dari maingate menuju marga utama, Senin (1/1/2024). (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)
SAMBUT PENGUNJUNG: Pasukan bregada, soreng, dan pamong badra menyambut pengunjung pertama Candi Borobudur dari maingate menuju marga utama, Senin (1/1/2024). (NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA)

Dia berharap, dengan tradisi ini akan memberikan kesan yang baik kepada seluruh pengunjung. Sekaligus membawa kebaikan bagi pengelolaan Candi Borobudur ke depannya.

Dengan begitu, dapat mendongkrak jumlah kunjungan di Candi Borobudur.

Sementara itu, pengunjung asal Tangerang Ani Supriyono mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan kehormatan tersebut.

“Saya kayaknya mimpi. Saya nggak nyangka bahwa hari ini saya mendapatkan surprise dan penerimaan yang luar biasa di awal tahun 2024. Saya sebetulnya mau ke sini kemarin, tapi hujan deras. Justru malah dapat penghargaan,” paparnya.

Dia bersama keluarganya memang sengaja menyempatkan diri datang ke Candi Borobudur untuk berlibur.

Kunjungan ini merupakan kali kedua baginya.

Menurutnya, Candi Borobudur banyak sekali mengalami perubahan setelah puluhan tahun tidak berkunjung. Termasuk banyak penghijauan di kompleks candi sehingga tidak terlampau panas.

Senada dengan Ani, pengunjung asal Taiwan Morgan Chang mengaku sangat beruntung dan bahagia karena disambut sedemikian rupa oleh manajemen Candi Borobudur.

Dia menyebut, sudah berkunjung ke Candi Borobudur selama empat kali.

“Saya sangat suka di sini (Candi Borobudur, Red). Saya baru pertama kalinya saya dapat penyambutan seperti ini,” sebutnya. (aya)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pohon bodhi #Candi Borobudur #tarian sorong #bregada #pengunjung wisata #momentum #tahun baru #TWC Borobudur #kesan pengunjung