RADAR JOGJA - Pemerintah Desa (Pemdes) Wonoroto, Kecamatan/Kabupaten Purworejo memberikan makanan tambahan kepada anak usia 1 bulan - 5 tahun pada Kamis (28/12). Yaitu, sebagai salah satu upaya untuk mencegah stunting.
Kades Wonoroto Irawan Santosa mengatakan, pemberian makanan tambahan (PMT) tersebut untuk mendukung program pemerintah pusat terkait penanganan stunting. "Ini baru tahun pertama. Kami anggarkan dari dana desa (DD)," katanya kepada Radar Jogja Kamis (28/12).
PMT tersebut telah diberikan sebanyak tiga kali. Dia berharap, dengan adanya bantuan pemberian makanan tambahan tersebut anak-anak di Desa Wonoroto dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. "Insyaallah tahun depan akan kami adakan lagi," sebutnya.
Sementara, pada Kamis (28/12), Pemdes Wonoroto memberikan PMT kepada 72 anak. Adapun, PMT yang diberikan berupa telur, kacang hijau, biskuit, gula jawa, dan susu formula. Masing-masing anak mendapatkan satu paket.
Baca Juga: Kisah Slamet, Kades Kedunggong Kebumen Telaten Rawat ODGJ: Jadi Tempat Rujukan dari Bangsal Jiwa
Diketahui, hal tersebut sejalan dengan arahan dari Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Purworejo Ahmat Jainudin. Yakni, mengimbau kepala desa (kades) agar percepatan penurunan stunting menjadi prioritas di desanya masing-masing.
Jainudin mendorong agar para kades untuk dapat mengalokasikan dana desa untuk penanganan stunting. Mengingat, dana penanganan stunting juga dapat dialokasikan dari DD. Menurutnya, hal itu lebih efektif dan langsung ke sasaran
Baca Juga: Bupati Sebut Potensi Zakat di Purworejo Besar, Tapi Realisasi Pengumpulannya Belum Maksimal
Salah satu penerima PMT yaitu Pradika, 30, mengatakan, sangat mengapresiasi dengan kepedulian Pemdes Wonoroto terhadap anak-anak di Desa Wonoroto. Menurutnya, hal tersebut cukup membantu terlebih bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dia berharap, program tersebut akan dilanjutkan untuk tahun-tahun berikutnya. "Menurut saya sangat membantu dan bermanfaat. Semoga akan rutin dilakukan setiap tahun," harap dia. (han)
Editor : Heru Pratomo