RADAR JOGJA - Kunjungan objek wisata Pantai Dewaruci Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Purworejo selama libur Natal 2023 meningkat. Bahkan saat akhir pekan lalu tercatat mencapai Rp 3,6 juta.
Diketahui, pengunjung obwis Pantai Dewaruci dikenai tarif parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor, Rp 5.000 untuk mobil, Rp 15 ribu untuk mikro bus, dan Rp 20 ribu untuk bus. Anggota Pokdarwis Dewaruci Jatimalang Kirno mengatakan, selama libur natal pendapatan parkir mengalami peningkatan berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa.
Baca Juga: Masa Tunggu Haji Reguler di Magelang 31 Tahun, Haji Khusus Enam Tahun
"Kalau hari biasa Rp 200 ribu per hari," ujarnya Selasa (26/12).
Dikatakan, saat libur nataru ini, pendapatan parkir melonjak tajam. Misalnya saja di awal libur yaitu Sabtu (23/12) pendapatan parkir sampai Rp 1,2 juta dan di Minggu (24/12) pendapatan parkir mencapai Rp 3,6 juta.
"Pendapatan parkir itu kami kelola untuk pengembangan dan kegiatan sosial. Kalau yang masuk desa hanya 15 persen," ungkap dia.
Baca Juga: Asal Nama Malioboro, Dari Gelar Jenderal Inggris Marlborough? Bukan, Ternyata Ini Maknanya...
Terkait tempat parkir, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo telah menyediakan dua lahan parkir yaitu di kanan pintu masuk dan sebelah barat masjid (belakang gardu pandang). Namun, menurut Kirno lahan tersebut tidak muat untuk menampung kendaraan. Sehingga diarahkan di sekitar patung Dewaruci yang sebenarnya bukan peruntukan parkir.
Sementara, untuk kunjungan wisata di obwis tersebut selama libur nataru sudah lebih daru 7.500 orang. Subkor Bidang Daya Tarik Destinasi, Dinporapar Purworejo Agus Budi mengatakan, biasanya kunjungan Pantai Dewaruci rata-rata 500 orang per hari.
"Selama libur ini bisa 1.000 lebih kunjungan per hari," sebutnya. Pada Sabtu (24/12) terdapat 1.337 tiket terjual, Minggu (25/12) sebanyak 4.204 tiket terjual, Senin (25/12) ada sekitar 2.000 lebih tiket terjual. Yakni, dengan harga tiket Rp 5.000 per orang.
Dikatakan, kunjungan didominasi oleh wisawatan luar daerah seperti Magelang, Jogjakarta, Wonosobo, Temanggung, dan sekitarnya. Harapannya, kunjungan tersebut dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). (han/pra)
Editor : Heru Pratomo