Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kota Magelang Lakukan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Ruas Jalan Akan Dilakukan Penutupan

Naila Nihayah • Selasa, 26 Desember 2023 | 13:45 WIB

 

RAMAI: Arus lalu lintas di Simpang Canguk terpantau ramai lancar. Di sana, ada pos pengamanan untuk memantau kondisi jalan selama periode Nataru.
RAMAI: Arus lalu lintas di Simpang Canguk terpantau ramai lancar. Di sana, ada pos pengamanan untuk memantau kondisi jalan selama periode Nataru.

RADAR JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang telah memetakan daerah rawan kemacetan. Seperti di Jalan Pemuda atau kawasan Pecinan, Jalan Ueip Sumoharjo atau Simpang Canguk, Jalan Ikhlas, hingga Jalan Sudirman atau Simpang Trio.

Kepala Dishub Kota Magelang Candra Wijatmiko Adi menuturkan, jika kemacetan tidak bisa diurai, dishub bersama kepolisian bakal menggelar rekayasa arus lalu lintas. Dia menyebut, beberapa hari ini, sudah terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk ke Kota Magelang.

Dia memprediksi, puncak arus balik pada momentum libur Natal ini terjadi pada 26-27 Desember 2023. Lalu, pada 29-30 Desember 2023, terjadi puncak arus mudik pada momentum libur Tahun Baru 2024. "Kemudian, puncak arus baliknya diprediksi terjadi pada 1-2 Januari 2024," ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin (25/12).

Terkait dengan kesiapan prasarana lalu lintas di Kota Magelang, sudah terpasang dengan baik. Seperti rambu lalu lintas yang berjumlah 850 unit, lampu APILL 18, , cermin tikung 250, water barier 80 buah, hingga penerangan jalan umum (PJU) sebanyak 4.594 titik.

Candra menambahkan, selama periode angkutan Nataru ini, memang ada beberapa titik yang diprediksi terjadi kemacetan arus lalu lintas. Utamanya di Jalan Pemuda, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Ikhlas, Jalan A Yani, Jalan Pahlawan, hingga Jalan Sudirman.

Ketika terjadi kemacetan di sepanjang jalan menuju pusat kota, dishub bakal berkoordinasi dengan personel kepolisian untuk mengarahkan lalu lintas ke arah Jalan Urip Sumoharjo. "Kami juga akan melakukan penertiban parkir pada lokasi-lokasi yang rawan kemacetan," terangnya.

Lokasi tersebut, seperti di Alun-Alun Magelang , Jalan Pemuda atau kawasan Pecinan, serta Jalan Pahlawan atau kawasan Shopping Center. Nantinya, apabila di Jalan Pemuda arus lalu lintas sangat padat, akan dilakukan perubahan regulasi terkait dengan pola parkir kendaraan.

Kendaraan roda dua yang semula berada di tepi jalan, bakal diarahkan untuk parkir di trotoar. Dengan catatan, ada pembatasan kendaraan. Yakni dibuat satu baris saja. Agar tidak mengganggu para pejalan kaki. Kemudian, untuk kendaraan roda empat, juga dibuat sejajar. Tidak diperkenankan melintang. Aturan itu berlaku ketika kondisi arus lalu lintas padat. "Akan kami arahkan aturan yang seperti tahun sebelumnya. Tapi, prediksi (kendaraan) pada Lebaran kemarin tidak begitu padat. Jadi, tidak sepenuhnya melaksanakan pengaturan itu. Nanti kami lihat dulu kepadatannya seperti apa," jelasnya.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat agar menyediakan kantong-kantong parkir. Mengingat terbatasnya lahan parkir di Kota Magelang. Apalagi saat malam Tahun Baru 2024, sejumlah jalan bakal ditutup karena adanya kegiatan yang berpusat di Alun-Alun.

Ruas jalan yang ditutup itu, antara lain di Jalan A Yani (Simpang CPM), Jalan Veteran (Simpang PDAM), Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Tentara Pelajar (Pertokoan Ngesengan). Kemudian, Jalan Mayjend Sutoyo (Simpang Cacaban), Jalan Sigaluh (Simpang Kawatan), serta Jalan Kyai Sepanjang.Untuk kantong parkirnya, bisa di Jalan Pemuda, Jalan M Sutoyo, Jalan Sutopo, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Kartini. (aya/din)

 

Editor : Satria Pradika
#nataru #dishub #Kota Magelang