Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mbleduk... Truk Material Proyek Tol Solo-Jogja Bikin Rusak Jalan di Klaten, Bupati Akan Cek

Amin Surachmad • Senin, 25 Desember 2023 | 13:08 WIB
BERDEBU: Ruas Jalan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen yang mengalami rusak berat akibat dilintasi armada truk pengangkut material tol. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)
BERDEBU: Ruas Jalan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen yang mengalami rusak berat akibat dilintasi armada truk pengangkut material tol. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

 

KLATEN - Proyek jalan tol Solo-Jogja ternyata berimbas ke wilayah Klaten. Ada jalan yang rusak berat akibat kerap dilakukan truk bermuatan material untuk pembangunan tol tersebut.


Jalan rusak itu yakni di Desa Manjungan, Kecamatan Ngaweb. Jalannya berdebu. Mbleduk. Kondisi itu disebut lantaran mobilitas truk yang memuat material dari proyek Tol Solo-Jogja dalam empat bulan terakhir.

 

Bupati Klaten Sri Mulyani akan melakukan pengecekan. Dia akan memantau perihal jalan kabupaten yang saat ini dalam kondisi rusak itu.

Pemdes Manjungan pun tak tinggal diam. Mereka memberikan surat permohonan penutupan dan perbaikan jalan rusak tersebut ke Pemkab Klaten.

“Nanti saya cek, kalau kondisinya memang parah dan kalau dipaksakan (dilintasi, Red) berisiko rawan kecelakaan akan kita lihat," ujar Bupati Klaten Sri Mulyani saat ditemui seusai memantau exit tol Karanganom di Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Sabtu (23/12) dikutip Jawa Pos dari Radar Solo.

"Akan asesmen, saya akan meminta Dinas Pekerjaan Umum-Penataan Ruang (DPU-PR) untuk mengecek juga,” lanjutnya.

Sri Mulyani mengatakan bahwa percuma melakukan perbaikan jalan ditengah pembangunan proyek Tol Solo-Jogja.

Sebab, jalan ini akan rusak kembali karena dilintasi oleh truk pengangkut material proyek tol tersebut.

Bupati Klaten menegaskan bahwa pemkab akan tegas ke kontraktor proyek tol mengenai kesepakatan diawal.

Baca Juga: Merapi Luncurkan 24 Guguran Lava, Jarak Luncur Maksimum 1.900 Meter

Yakni jalan yang dilintasi oleh truk pengangkut material tol ini akan diperbaiki secara berkala oleh kontraktor, hal ini sudah ada didalam Memorandum of Understanding (MoU) sebelumnya.

“Kita kejar dengan pelaksana tol agar melaksanakan MoU yang disepakati bersama. Kalau jalannya nanti minta ditutup, nanti repot. Kalau memang pihak desa minta ditutup dan kami lihat etika dari pelaksana tol, ya terpaksa kami tutup,” ujarnya.

Dilansir Radar Solo, ruas jalan tersebut menghubungkan Desa Gedaren, Kecamatan Jatinom dengan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen ini dalam kondisi rusak berat.

Pemerintah desa setepat melakukan pengajuan surat permohonan untuk menutup akses tersebut selama arus mudik dan balik selama Natal dan tahun baru supaya tidak adanya kasus kecelakaan bagi pengendara yang tidak tahu kondisi jalan tersebut.

Surat pengajuan tersebut ditujukan kepada Bupati Klaten Sri Mulyani dengan tembusan ke pemimpin proyek PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), PT Adhi Karya, DPRD Kabupaten Klaten, DPU-PR beserta Camat Ngawen.

Surat tersebut tertanggal 20 Desember 2023 yang ditandatangani oleh Kepala Desa (Kades) Manjungan, Dunung Nugraha.

“Ini kan jalan kabupaten sepanjang 400 meter yang rusak. Dari pemerintah desa kan tidak bisa berbuat banyak. Kalau kami yang menutup nanti salah maka saya buat surat permohonan itu,” kata Kades Manjungan Dunung Nugraha.

Dunung mempertanyakan perihal jalan kabupaten saat hendak dilalui oleh truk bermuatan material proyek tol, apakah tidak melakukan pengecekan lebih dulu.

Terutama dengan kondisi jalan kelas jalan karena belum pernah dilintasi oleh truk. Sampai akhirnya jalan tersebut rusak sudah tidak ada aspal dan saat ini hanya tertinggal tanah yang bergelombang.

“Padahal itu menjadi satu-satunya akses jalan warga kami ketika hendak berangkat kerja maupu sekolah. Bahkan sering kali terjadi kecelakaan. Dampaknya cukup luas karena menjadikan saluran irigasi kami juga mengalami kerusakan,” ucapnya.

Editor : Amin Surachmad
#Tol Solo-Jogja #klaten #rusak berat