Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dampak Lonjakan Covid-19, Di Jawa Tengah Tercatat Ada 34 Orang Terpapar

Naila Nihayah • Senin, 18 Desember 2023 | 21:50 WIB

 

JAGA IMUNITAS: Kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan, termasuk melakukan vaksinasi. Naila Nihayah/Radar Jogja
JAGA IMUNITAS: Kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan, termasuk melakukan vaksinasi. Naila Nihayah/Radar Jogja

MAGELANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat ada 34 orang terpapar Covid-19 di wilayahnya.

Dari jumlah itu, empat di antaranya sudah berangsur membaik dan 30 orang lainnya masih dalam perawatan.

Untuk itu, pemprov mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan imunitas. Apalagi saat momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menuturkan, meski Covid-19 kali ini tidak seganas dengan varian sebelumnya, tapi masyarakat harus tetap melakukan langkah antisipasi. Seperti menjaga kesehatan.

“Dan kami mengimbau supaya masyarakat jangan terlalu berkerumun,” ujarnya di Hotel Atria Kota Magelang, Senin (18/12).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pun sudah mengimbau agar memakai masker saat berada di dalam ruangan yang notabene banyak orang.

Mengingat kasus Covid-19 di Indonesia kembali menunjukkan kenaikan pasca munculnya varian baru yang merupakan turunan dari varian Omicron, yakni EG.5.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Jawa Tengah Kombes Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti mengutarakan, polda justru menggalakkan vaksin influenza.

Khususnya bagi jajaran Polda Jawa Tengah. Sebab, gejala Covid-19 kali ini hampir sama dengan influenza. Seperti batuk, flu, pusing, hingga demam. “Kalau dibiarkan (Covid-19 sekarang), ya bahaya,” sebutnya.

Lebih-lebih, kata dia, penyebaran Covid-19 varian baru itu terbilang cepat. Termasuk menyerang masyarakat yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta lainnya.

Dia menambahkan, ketika seluruh personel sudah mendapatkan vaksin ketiga atau booster, ada baiknya juga mendapat vaksin influenza.

Polda Jawa Tengah pun mendapat bantuan vaksin influenza dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah untuk 400 orang. Namun, untuk vaksin booster, polda belum mendapat alokasi dari dinkes.

“Kami belum dapat. Masyarakat kalau cari (vaksin booster) bisa langsung ke dinkes,” jelas Hastry. (aya/bah)

Editor : Bahana.
#Magelang #covid -19 #jawa tengah