RADAR JOGJA - Desa Hulosobo, Kecamatan Kaligesing menjadi salah satu penerima gelar desa inklusi level utama. Kades Hulosobo Bangun Tri Utomo mengatakan, Pemerintah Desa (Pemdes) Hulosobo telah merintis sebagai desa inklusi sejak 2019.
Dalam beberapa tahun terakhir, desa tersebut sangat aktif dalam memberikan perhatian pada kaum disabilitas di desanya. "Di desa kami ada sekitar 37 kaum difabel," katanya Senin (11/12).
Dikatakan, para disabilitas tersebut diberikan fasilitas berupa pelatihan hingga mengikutsertakan kaum disabilitas dalam kegiatan di desa. "Mereka diberikan pelatihan dengan disesuaikan dengan kemampuan mereka masing-masing seperti pertanian hingga kesehatan," sebutnya.
Selain itu, desa tersebut setiap tahun juga menganggarkan dana khusus untuk difabel dari dana desa (DD). Yakni, dianggarkan mulai Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. "Harapannya, para disabilitas di desa kami lebih percaya diri, mandiri, dan bisa menghidupi diri mereka sendiri," harap Bangun.
Sebanyak 25 desa di Kabupaten Purworejo mendapatkan gelar desa inklusi di Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2023. Penghargaan tersebut diberikan pada puncak perayaan Hari HDI 2023 di halaman Art Center Purworejo pada Senin (11/12).
Kegiatan HDI 2023 merupakan kinerja dari penyandang disabilitas di Kabupaten Purworejo dengan menggandeng sejumlah pihak. Baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo hingga Pusat Rehabilitasi Yakkum (PRY). Yakni, diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari bazar UMKM, pertunjukan karya seni difabel, dan sebagainya.
Baca Juga: Soal Korupsi TKD Maguwoharjo, JCW Desak Jangan Berhenti Satu Tersangka hingga Surati Jaksa Agung
Plt Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, selama ini Pemkab Purworejo telah memberikan perhatian terhadap kaum disabilitas di Kabupaten Purworejo. Namun, tetap harus ada perbaikan agar disabilitas mendapatkan hak dan kesejahteraan secara setara sebagai warga negara. "Kami akan terus berusaha untuk kesetaraan para disabilitas diberbagai bidang baik ekonomi hingga kesehatan," sebut dia.
Dalam mewujudkan desa-desa inklusi di Kabupaten Purworejo, Pemkab Purworejo menggandeng PRY sejak 2014. Perwakilan Manajemen PRY Rita Tri Haryani menyebut, secara bertahap telah mendampingi sejumlah desa termasuk yang diberikan penghargaan desa inklusi pada peringatan Hari Disabilitas Internasional 2023.
Baca Juga: PSS Sleman Bersaing dengan Tiga Klub, jika Gunakan Stadion Sultan Agung
"Di fase pertama 2019-2021 telah berhasil mendampingi sebanyak 53 desa. Dan, di fase dua ada 25 desa yang sudah menyandang desa inklusi dan lima desa mereplikasi konsep dari desa inklusi," terangnya.
Dari 25 desa tersebut telah di assesmen dan menghasilkan satu desa inklusi level madya, 11 desa inklusi level utama, dan 13 desa inklusi level mentor. Hal tersebut menjadi salah satu upaya inklusi tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas hingga lansia.
Dia berharap, hal tersebut dapat menjadi motivasi untuk desa lain. Selain itu, dapat menjadi kampanye terkait pemenuhan hak para penyandang disabilitas tidak hanga di Kabupaten Purworejo tetapi juga secara nasional. "Semoga ke depan lebih banyak desa lagi desa-desa di Kabupaten Purworejo yang menyandang desa inklusi. Dan, bisa menjadi program berkelanjutan," harapnya. (han)
Editor : Heru Pratomo