KEBUMEN - Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kebumen meragukan keberadaan macan di sekitar Pantai Menganti.
Hal ini menyusul beredarnya video viral yang menarasikan kemunculan macan di area bukit sekitar Pantai Menganti.
Subkor Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada DLHKP Kebumen Asifudin menerangkan, dari hasil analisis tim dapat disimpulkan bahwa hewan liar yang sempat terekam itu bukan macan. Melainkan, sejenis kera.
Baca Juga: Bikin Heboh, Penampakan Macan di Bukit Tugel, Kepala Desa Karangduwur Sebut Hewan Bacan
Kendati begitu, pihaknya tetap akan melakukan rangkaian validasi melalui pengumpulan data serta penjauan lapangan perihal video viral tersebut.
"Itu bukan macan, tapi monyet. Dilihat sekilas dari cara berdiri dan berjalan itu monyet," jelasnya, Kamis (23/11).
Ia menerangkan, merujuk data sebaran satwa menunjukkan bahwa sekitar Pantai Menganti bukan merupakan habitat asli macan.
Meski begitu, pihaknya tetap membuka berbagai kemungkinan yang terjadi. Sebab, wilayah perbukitan Pantai Menganti masuk dalam kawasan hutan.
Baca Juga: Jalan Bareng, Komunikasi Intens, Bupati Minta 49 Kades Terpilih Lupakan Konflik Pilkades
"Namanya satwa, bisa berpindah. Bisa juga orang membawa ke situ. Nah, ini kemungkinan masih perlu diselidiki," ucapnya.
Asifudin mengatakan, sejauh ini DLHKP Kebumen juga telah berkoordinasi dengan BKSDA Jawa Tengah. Berbagai langkah dalam waktu dekat akan ditempuh untuk memastikan kemunculan hewan liar tersebut.
"Hasil analisis masih bisa berkembang ketika nanti dilakukan peninjauan. Sejauh kami tahu, sekitar Pantai Menganti sudah tidak ada macan," katanya.
Sebelumnya, masyarakat Kebumen sempat digegerkan dengan unggahan video yang menarasikan kemunculan macan di sekitar Pantai Menganti. Video tersebut diunggah akun tiktok @vloeurranger pada Selasa (20/11).
Baca Juga: Menabrak Truk di Depannya yang Tetiba Zig-Zag, Kaki Kiri Sopir Terjepit
Dalam video beredar perekam tampak panik dengan nafas terengah-engah. Tepatnya, ketika melihat kemunculan hewan liar tersebut dari sela-sela hamparan bukit. Belum diketahui pasti pembuat video adalah warga sekitar atau bukan.
Video berdurasi 30 detik tersebut kini sudah disaksikan lebih dari 7,7 juta penonton. "Sumpah, itu macan gede bener. Kelihatan nggak tuh naik. Macan gede bener. Tuh, mau manjat pohon dia," ucap seseorang yang merekam momen tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Sutono, memastikan penampakan hewan tersebut bukan macan. Melainkan, hewan yang tergolong menyerupai macan.
"Bukan macan tapi blacan. Jenis kucing tapi lebih besar dari kucing," ucapnya. (fid)