RADAR JOGJA - Dokter umum RSUD Budi Rahayu Arifah Mabruroh Prilia menuturkan, bayi perempuan itu saat ini sudah ditangani oleh dokter dan telah mendapatkan perawatan. Saat tiba di RSUD Budi Rahayu, bayi itu dalam kondisi agak kebiruan. Kemudian, dokter segera memberi penghangat dan diinfus.
Dia menyebut, kondisi bayi itu mulai membaik. Yang semula demam ringan, kini suhu tubuhnya berangsur normal. "Dan sudah advis dari dokter spesialis anak juga untuk merawat di sini. Kondisinya sudah bagus," sebutnya Selasa (21/11).
Baca Juga: Bayi Perempuan yang Ditemukan di Depan Toko Roti, Diperkirakan Berusia Sehari
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang Bambang Nuryanta mengatakan, tindaklanjut soal penemuan bayi itu, masih menunggu hasil penyelidikan dari polisi. Namun, saat ini, sudah ada dua keluarga yang mendatangi kantor dinsos dan hendak mengadopsinya. "Masih ditangani Polres Magelang Kota. Sudah ada dua keluarga yang datang untuk adopsi," ujarnya.
Diketahui seorang bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di depan toko roti pada Selasa (21/11) sekitar pukul 04.35. Tepatnya di Jalan Ahmad Yani RT 1/RW 8, Kedungsari, Magelang Utara, Kota Magelang. Beruntung, bayi itu masih dalam kondisi hidup.
Baca Juga: Dikira Suara Kucing Berkelahi, Ternyata Tangis Bayi Perempuan di Depan Toko Roti
Ini jadi kali kedua dalam waktu kurang dari dua bulan ada kasus pembuangan bayi di Kota Magelang. Sebelumnya seorang bayi laki-laki di Polosari, Kedungsari, Magelang Utara, pada Kamis malam (12/10).
Polres Magelang Kota berhasil mengungkap sang ibu yang membuang bayinya. Tapi memutuskan untuk permasalahan satu ini diproses secara restorative justice.
Baca Juga: Siang Ini, Sudah Ada 12 Orang yang Ingin Mengadopsi Bayi Telantar di Teras Warga Magelang
Sebab, dalam kasus ini, sang ibu terpaksa menelantarkan anaknya karena masalah ekonomi. Selain itu, AS yang sudah berusia 41 tahun ini memiliki dua anak lainnya. Mereka masih berusia enam tahun dan empat tahun. Lebih-lebih, tidak ada yang mengetahui jika AS mengandung bayi laki-laki itu. Bahkan, keluarganya sekalipun.
Hal itu dikarenakan AS sudah tidak tinggal satu rumah dengan suami maupun keluarganya sendiri. Justru tinggal bersama orang tua yang sudah berusia 80 tahun. Sekaligus menjadi perawatnya. Sedangkan dua anaknya tinggal bersama sang keluarga.
Editor : Heru Pratomo