RADAR JOGJA - Nasib malang harus dialami oleh bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di Jalan Ahmad Yani, Kedungsari, Magelang Utara. Ia dibiarkan tergeletak di tanah tanpa alas apapun. Hanya mengenakan baju berwarna hijau. Bayi itu diperkirakan baru berusia sehari.
Kapolres Magelang Kota AKBP Yolanda Evalyn Sebayang mengutarakan, sekitar pukul 04.25, Polsek Magelang Utara mendapatkan laporan dari pekerja toko roti Paula bahwa ada temuan bayi. "Saat itu, pekerja mau kerja dan masuk toko, ada suara tangis bayi di pojokan," ujarnya di RSUD Budi Rahayu, Selasa (21/11).
Pekerja itu pun menghubungi temannya dan segera melapor ke Polsek Magelang Utara. Polisi pun segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu, beberapa warga, sudah menggendong bayi tersebut. Lantas, bayi itu dibawa ke RSUD Budi Rahayu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Yolanda mengatakan, sewaktu ditemukan, tubuh bayi perempuan itu dingin dan bibirnya membiru. Berat badannya 2,5 kilogram (kg) dengan panjang 46 sentimeter. Nahasnya, bayi malang itu hanya mengenakan pakaian tipis berwarna hijau. Tanpa selimut.
Usianya diperkirakan baru menginjak satu hingga dua hari. Hal itu terlihat dari bekas ari-ari atau plasenta yang belum lama. "Sudah pakai baju. (Yang ditemukan) hanya bayinya saja. Tidak ada kardus. (Diletakkan) di pojok kanan toko. Tidak beralaskan apa-apa," ujarnya.
Bahkan, lanjut Yolanda, tali pusar bayi perempuan itu masih menempel. Begitu pula dengan tubuh dan kepala bayi yang belum sepenuhnya bersih. Warga yang melihat itu, lantas mengambil selimut dan dikenakan oleh bayi tersebut.
Polisi pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa CCTV untuk mencari pelaku pembuangan bayi tersebut. Dari CCTV, sekitar pukul 21.30, terlihat ada kendaraan roda empat berhenti di depan toko roti Paula. Beberapa detik kemudian, kendaraan itu melaju lagi.
Kendaraan itu, kata Yolanda, melaju dari arah Semarang menuju Magelang. "(Mobil itu) langsung berhenti dan meletakkannya (bayi) di depan toko roti Paula. Yang pasti mobil, tapi belum tahu (pelat nomornya) karena ketutupan sinar lampu mobil. Apalagi CCTV-nya agak jauh," jelas dia.
Dia pun masih menunggu hasil penyelidikan dari Sat Reskrim Polres Magelang Kota. Dengan mengidentifikasi seluruh CCTV di sekitar lokasi. Polisi bakal terus mengusut pelaku pembuang bayi tersebut.
Editor : Heru Pratomo