RADAR JOGJA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang melaksanakan studi komparasi di dua tempat. Yakni DPRD Kabupaten Gunungkidul pada Kamis (9/11) dan TVRI Yogyakarta pada (10/11). Tidak hanya mengajak para pimpinan dewan, tapi juga sejumlah awak media.
Adapun kunjungan di DPRD Kabupaten Gunungkidul, rombongan diterima oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Gunungkidul Sarjana. Dia pun menyambut baik kedatangan rombongan yang berada di gedung sementara DPRD Kabupaten Gunungkidul.
Dihadapan rombongan, Sarjana menjelaskan beberapa potensi yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul. Seperti pertanian, perkebunan, hingga sektor pariwisata. Untuk saat ini, Gunungkidul tengah menggenjot potensi pariwisata di wilayahnya.
Sarjana juga mengatakan, hubungannya dengan media massa terjalin dengan baik. Lebih-lebih, dewan kerap melakukan pertemuan setiap tiga bulan sekali dengan awak media guna membahas beberapa hal. "Tujuannya untuk mendapatkan masukan dan evaluasi bersama terkait kinerja dewan," bebernya.
Kemudian, kunjungan dilanjutkan ke kantor TVRI Yogyakarta pada Jumat (10/11). Rombongan dewan dan awak media juga disambut baik. Setelah mendapat paparan singkat terkait bidang publikasi dan dokumentasi, rombongan berkesempatan melihat ruang produksi. Termasuk pembuatan podcast.
Sub Tata Usaha TVRI Yogyakarta Zainal Arifin mengatakan, hingga kini, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan demi kepentingan publik. "Kami TVRI sebagai media yang melayani kepentingan publik. Semoga ada hal-hal yang bisa dikolaborasikan," tuturnya.
Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno menuturkan, kunjungannya di dua lokasi tersebut menjadi ajang silaturahmi. Serta membicarakan beberapa hal terkait potensi-potensi yang bisa dikerjasamakan dan menjadi bahan evaluasi bersama.
Menurutnya, momentum kali ini menjadi satu kegiatan yang positif guna mendapat masukan dan evaluasi. "Momennya sudah bagus dan matur nuwun masukan-masukan yang diberikan," ungkapnya.
Dia berharap, kemitraan antara DPRD Kota Magelang dengan para awak media dapat terus berlanjut. Termasuk saling mengingatkan dan memberi masukan terkait dengan kinerja para dewan.
"Termasuk kemarin (Kamis) di DPRD Gunungkidul, per tiga bulan ada diskusi (dengan media). Itu bisa diadopsi. Nggak usah serius-serius bangetlah. Yang penting kita harus kumpul-kumpul bareng. Sehingga bisa memunculkan hal yang positif," imbuhnya.
Lebih lanjut, dia mengutarakan, media memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi. Sebab, keberadaan media dapat mendorong kemajuan pembangunan. Khususnya di Kota Magelang. "Kalau nggak ada pers, nggak mungkin suatu daerah bisa maju," tuturnya.
Selain itu, media memiliki independensi yang bisa menyampaikan gagasan-gagasan. Termasuk edukasi kepada masyarakat secara luas. Budi juga menuturkan, DPRD Kota Magelang saat ini terus menyiapkan langkah untuk terus menguatkan perannya, termasuk kemitraan dengan media. (aya)
Editor : Heru Pratomo