RADAR JOGJA - Salah satu olahan kambing selain sate adalah gulai, tongseng, krengsengan, dan sebagainya.
Banyak orang yang menyukai olahan kambing berupa tongseng.
Tongseng kambing adalah sejenis hidangan gulai daging berkuah dengan bumbu yang kuat.
Tongseng pada umumnya menggunakan daging kambing.
Meskipun, ada pula tongseng daging sapi, daging domba, ayam, atau daging kerbau.
Bagi pemburu tongseng kambing, mencari warung tongseng yang cocok di lidah cukup susah.
Salah satu yang menjadi jujugan penggemar tongseng kambing adalah Warung Tongseng Kambing Pak Yono.
Beralamat di Sirahan, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
''Buka setiap hari. Kecuali tutup,'' kelakar Pak Yono.
Pria paro baya yang sudah puluhan tahun berdagang tongseng kambing.
Sebelum di Sirahan, Pak Yono berjualan di Jalan Veteran, Kota Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Berjarak sekitar lima kilometer dari lokasi yang baru, Sirahan.
Pak Yono membuka warungnya mulai pukul 10.00 WIB sampai habis.
Jika Jumat, buka mulai pukul 13.00 WIB.
Biasanya, sekitar waktu Magrib, tongseng kambing Pak Yono yang dimasak dengan arang, sudah tandas dibeli pelanggannya.
Keunikan tongseng kambing Pak Yono, dimasak satu per satu porsi.
Bisa pesen daging saja, pakai hati, atau dicampur, daging, hati, terpedo.
Bahkan, pelanggan bisa meminta agar tongseng kambingnya ditambahi pete.
Ya, Pak Yono menyediakan pete sebagai campuran tongseng kambing ketika musim pete.
''Banyak yang suka tongseng dicampur pete,'' ujar Pak Yono yang suka menggundul kepalanya.
Dia memotong daging kambing dengan cara pisau ditaruh terbalik.
Kedua tangannya lihai memotong daging kambing ke ujung tajam pisau tersebut tanpa melihat. Menjadi hiburan tersendiri bagi pembeli.
Soal rasa, menurut beberapa pelanggan, tongseng kambing Pak Yono memiliki kekuatan rasa yang khas.
''Apalagi jika disantap di tempat, kita bisa pesan seberapa pedas tongseng kambing pesanan kita. Saya yakin tongseng kambing Pak Yono ini terenak Se-Asia Tenggara,'' kelakar Yanuar Arif, pelanggan tongseng kambing Pak Yono dari Jogja.
Setiap kali mau memasak, Pak Yono tidak lupa untuk menanyakan seberapa lombok yang akan dicampurkan.
Pak Yono bertanya sembari memegang lima lombok di tangannya.
Orangnya memang lucu dan suka bercanda, sehingga waktu untuk menunggu tongseng kambing matang tidak terasa karena diisi dengan celotehan lucu Pak Yono yang biasanya ditemani istrinya saat berdagang.
Cukup mengeluarkan uang Rp 35 ribu, sudah bisa menyantap satu porsi tongseng plus minum teh manis panas. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin