Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pedagang Pasar Pagi Segera Boyongan, Bupati Kebumen Pastikan Tidak Ada Jual Beli Lapak

Muhammad Hafied • Kamis, 2 November 2023 | 23:06 WIB
BANGUNAN BARU: Konstruksi bangunan Pasar Pagi Kebumen telah berdiri dan siap ditempati para pedagang. (M HAFIED/RADAR KEBUMEN)
BANGUNAN BARU: Konstruksi bangunan Pasar Pagi Kebumen telah berdiri dan siap ditempati para pedagang. (M HAFIED/RADAR KEBUMEN)

 

KEBUMEN - Para pedagang Pasar Pagi Kebumen segera boyongan atau pindahan ke tempat baru. Dalam waktu dekat mereka akan memiliki kejelasan tempat berjualan, setelah beberapa kali menjalani relokasi.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan, pemindahan pedagang dari tempat sementara ke tempat permanen segera dilakukan. Hal ini menyusul pembangunan pasar pagi selesai dikerjakan.

"Dalam waktu dekat (pedagang) akan menempati bangunan pasar pagi," ucapnya, saat menghadiri gebyar pasar murah di kantor Kecamatan Kebumen, Kamis (2/11).

Baca Juga: Hiu Tutul Mati Terdampar di Pantai Cemara Sewu

Sebelumnya, Pemkab Kebumen melalui Dinas Perindag KUKM meminta pedagang pindah tempat sementara di kompleks Stadion Candradimuka. Proses relokasi ini dilakukan selama proyek revitalisasi pasar berlangsung.

Arif mengatakan, pemerintah daerah terus berkomitmen memberikan fasilitas memadai bagi para pedagang.

Salah satunya melalui revitalisasi pasar. Upaya ini dinilai penting guna mewujudkan kondisi pasar yang nyaman bagi perputaran ekonomi.

Baca Juga: Pemasangan Gambar Peserta Pemilu Butuh Kesamaan Persepsi Semua Pihak

Dia memastikan, seluruh pedagang nantinya tidak ada yang tercecer. Artinya, masing-masing pedagang yang terdata akan mendapat jatah lapak.

"Semua bisa terakomodir. Yang kemarin jualan kehujanan dan kebanjiran, sekarang jauh lebih representatif," terangnya.

Proyek revitalisasi pasar pagi telah rampung dikerjakan. Pasar di tengah kota ini dibangun menggunakan APBN dari mata anggaran tugas pembantuan (TP) senilai Rp 2,6 miliar. Adapun proses pengerjaan berlangsung selama 120 hari.

Baca Juga: Mendag Zulhas Sebut Ekonomi RI Surplus Selama 38 Bulan, Salah satunya Pemanfaatan WhatsApp Social Commerce

Arif berharap proses pemindahan pedagang dapat berjalan lancar. Dia juga memastikan dalam proses tersebut tidak ada praktik jual beli lapak yang menjurus pada pengutan liar.

"Retribusi itu biasa, kami pastikan tidak ada pungli," tandasnya. 

Baca Juga: Ribuan Peserta dari 33 Provinsi Ikut Swayamvara Tripitaka Gatha, Ada Lomba Pembacaan Dhammapada Hingga Paritta

Asisten Sekda Kebumen Bidang Perekonomian dan Pembangunan Frans Haidar menambahkan, pemerintah daerah tidak akan mengulur waktu pindahan pedagang pasar pagi.

Sebab, proses pembangunan kini sudah sepenuhnya rampung.

"Ya, pasar sudah 100 persen bisa difungsikan. Tinggal pindahan aja," kata mantan Kepala Dinas Perindag KUKM Kebumen itu. (fid)

 
Editor : Amin Surachmad
#Tempat Baru #kebumen #pasar pagi