Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bunga Tabebuya Bermekaran di Kota Magelang, Bagus Sekali Kayak di Korea dan Jepang

Naila Nihayah • Kamis, 26 Oktober 2023 | 20:29 WIB
MENAWAN: Bunga Tabebuya tampak bermekaran di ruas Jalan Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, atau tepatnya di depan kantor Wali Kota Magelang. (Naila Nihayah/Radar Jogja)
MENAWAN: Bunga Tabebuya tampak bermekaran di ruas Jalan Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, atau tepatnya di depan kantor Wali Kota Magelang. (Naila Nihayah/Radar Jogja)

 

MAGELANG - Mekarnya bunga tabebuya tidak hanya bisa dinikmati di Kabupaten Magelang. Bunga ini juga bermekaran di Kota Magelang.

Itu seperti terlihat di sepanjang ruas Jalan Jendral Sarwo Edhie Wibowo. Atau, tepatnya di depan kantor Wali Kota Magelang.

Bunga ini tidak kalah menawan. Sebab, pohon tabebuya di Kota Magelang justru tampak lebat. Sehingga bunganya pun ikut lebat.

Tak ayal, suasana mekarnya bunga tabebuya itu dimanfaatkan oleh pengguna jalan yang melintas untuk sekadar berswafoto.

Pemandangan itupun layaknya di Korea maupun Jepang. Yang mana, menyuguhkan keindahan bunga sakura.

Jika pengguna jalan yang melintas dari arah Artos Mall, bisa melihat tabebuya di sisi kanan jalan. Begitupun sebaliknya. Dengan bunga berwarna putih dan merah muda.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang M. Yunus mengutarakan, pohon tabebuya di depan kantor wali kota itu sudah ditanam sejak 2015 lalu.

"(Tabebuya) yang depan kantor wali kota itu (penanaman) paling awal. Itu kita tanam, kalau tidak salah sekitar 2015 sampai 2017," bebernya saat dikonfirmasi Kamis (26/10).

Selain di depan kantor wali kota, Yunus menuturkan, bunga tabebuya juga bermekaran di kawasan lainnya. Di antaranya, Jalan Pahlawan yang sudah ditanam sekitar 2018 hingga 2020.

Mekarnya bunga tabebuya ini sejalan dengan program Magelang Kota Sejuta Bunga. Program ini pun masih akan terus berlanjut.

Baca Juga: One Day One Coin Hasilkan 30 Ribu Liter Air Bersih

Kendati, secara konsep ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan. Sebab, permasalahan utama di wilayah itu karena minimnya ruang terbuka hijau (RTH).

"Terkait dengan penanaman pohon tabebuya, selama masih ada ruang terbuka hijau, ya, kami tanami. Termasuk penggantian pohon. Salah satu yang kami rekomendasikan, ya, tabebuya," sambung Yunus.

Salah seorang warga, Ika Fitriana, mengatakan, keberadaan bunga tabebuya di sepanjang Kantor Wali Kota Magelang, terkesan bagus dan menambah estetika.

Kali ini, dia menilai, bunganya cenderung lebih banyak dan lebat ketimbang sebelumnya. Terlebih, masih musim kemarau, sehingga masa berbunganya lebih lama.

"Meskipun ya sekarang sudah mulai rontok-rontok, tapi tetep kelihatan indah. Menambah suasana kayak di Jepang atau Korea setiap hari kalau masuk kantor," kata Ika yang juga pegawai Pemkot Magelang itu.

Warga lainnya, Erna Setiawati mengaku, memang sengaja datang untuk sekadar berfoto di depan kantor Wali Kota Magelang. Meningat bunganya lebih banyak.

"Ini bagus sekali kayak di Jepang. Jarang mekar. Saya sengaja untuk foto-foto bikin story," ujarnya. (aya)

Editor : Amin Surachmad
#bunga tabebuya #Kota Magelang #jepang #korea