Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Butuh Passion dan Effort, Masyarakat Diajak Tonjolkan Potensi Desa di Kebumen Lewat Film

Muhammad Hafied • Rabu, 25 Oktober 2023 | 04:24 WIB
PENINGKATAN KAPASITAS: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen membekali masyarakat agar mahir memproduksi film. (M HAFIED/RADAR KEBUMEN)
PENINGKATAN KAPASITAS: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen membekali masyarakat agar mahir memproduksi film. (M HAFIED/RADAR KEBUMEN)

 

KEBUMEN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen memfasilitasi sembilan desa untuk bergerak di sektor kreatif. Sembilan desa ini didorong agar mampu mempromosikan setiap potensi desa melalui karya film.

Kepala Diskominfo Kebumen Sukamto menyampaikan, begitu pentingnya promosi yang memiliki pengaruh terhadap daya ungkit ekonomi.

Dari media film ini diharapkan menjadi modal mengenalkan potensi desa dari berbagai sektor. Mulai dari pertanian, UMKM, sosial-budaya hingga pariwisata.

Baca Juga: Dikendalikan dari Dalam Lapas, Tangkap Pemuda 27 Tahun Jaringan Pengedar Sabu Lintas Daerah

"Ya, kami ajak anak-anak kreatif di desa. Mereka memang harus ambil peran ini," katanya, Selasa (24/10).

Menurut Sukamto, perlu adanya terobosan agar masyarakat desa lebih berdaya serta memiliki daya saing. Salah satunya melalui karya film yang menonjolkan potensi desa. Dari upaya itu diharapkan menjadi peluang penguatan ekonomi warga.

"Konsepnya ada korelasi dengan penurunan angka kemsikinan. Ketika viral, banyak yang melirik otomatis ada perputaran uang," ujarnya.

Sukamto menyebut, sembilan desa yang dipilih adalah Desa Klirong, Desa Bumiharjo, Desa Sempor, Desa Selokerto, Desa Watulawang, Desa Logede, Desa Peneket, Desa Logandu dan Desa Logandu.

Baca Juga: Pakar Disiplin Ilmu Bahas Kelestarian Candi Borobudur, Pastikan Setiap Aspek Ditangani Cermat dan Komprehensif

Masing-masing desa telah diminta mengirimkan perwakilan warga untuk dibekali kemampuan dasar produksi film melalui pelatihan.

Kegiatan ini akan digelar secara berkesinambungan sampai mencapai target yang ditentukan.

"Jadi pilot project dulu. Setelah berhasil dan ada evaluasi, baru ke desa lain," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kebumen Movie Bafadol Muksit sepakat dengan program yang dicanangkan Diskominfo Kebumen. 

Menurutnya, industri kreatif memang perlu didorong hingga tingkat desa. Dia melihat begitu banyak peluang yang dapat diambil untuk jadi bahan produksi film singkat.

Baca Juga: Masterplan Tak Ada, Ajukan Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan

"Kebumen itu punya 449 desa. Kalau digarap betul, entah itu film atau konten desa, bisa jadi kekuatan ekonomi," terang Fadol.

Dia menambahkan, perlu adanya peningkatan kapasitas masyarakat serta kolaborasi antar intansi agar program dapat tercapai.

Selain itu, desa juga perlu memetakan kalangan masyarakat yang berpotensi di bidang industri kreatif.

"Syukur yang ditunjuk sudah punya basic biar lebih mudah diarahkan. Berkecimpung di dunia kreatif itu butuh passion (hasrat) dan effort (upaya) lebih," ujarnya. (fid)

 
Editor : Amin Surachmad
#kebumen #potensi desa #Diskominfo #Sektor kreatif