Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Puluhan Siswa, Guru hingga Wali Siswa SMP di Magelang Jadi Sasaran Ekshibisionis

Naila Nihayah • Jumat, 20 Oktober 2023 | 02:51 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual anak di bawah umur. (Pinterest)
Ilustrasi pelecehan seksual anak di bawah umur. (Pinterest)

RADAR JOGJA - Puluhan siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Magelang menjadi korban pelecehan seksual. Bahkan, tidak hanya siswa, wali murid dan guru di sekolah tersebut turut menjadi korban ekshibisionisme. Mereka diteror lewat video call dari seorang laki-laki yang memamerkan alat kelaminnya.

Kejadian itu terjadi sekitar awal Oktober dan sekolah telah melaporkan aksi teror itu ke Polresta Magelang pad Selasa (10/10) lalu. Kasus ini bermula saat ada seorang yang tidak dikenal menghubungi guru dan meminta dimasukkan ke dalam obrolan grup WhatsApp (WA) siswa serta wali murid.

Karena yang bersangkutan getol menghubungi semua nomor yang dimiliki saat jam belajar-mengajar, pulang sekolah, hingga saat di rumah.

Namun, saat ditanya identitas, pelaku enggan menjawab. Sang guru menjadi merasa bersalah lantaran tidak jeli saat memasukkan orang ke dalam grup khusus di sekolahnya.

Semula, dia berpikir positif dan mengira yang bersangkutan memang seorang wali murid. Sebab, yang bersangkutan mengetahui namanya. "Tapi, ketika saya tanya tidak jawab. Ternyata orang ini malah melakukan hal di luar dugaan," jelas guru itu.

Baca Juga: LYF Official Resmi Buka Butik dan Kantor Pemasaran di Muntilan

Sebagai tindakan pencegahan, guru itu lantas menghubungi wali murid dengan memberikan imbauan. Khususnya jika ada seseorang yang tidak dikenal menghubungi agar tidak direspon.

Ditemui terpisah, Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol Rifeld Constantine Baba membenarkan jika telah mendapat laporan soal kasus tersebut. Kini, kepolisian bergerak cepat untuk mengusut pelaku yang diduga melakukan pelecehan seksual.

Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani di Unit VI Eksus Sat Reskrim Polresta Magelang. Untuk penyelidikan, kata dia, dilakukan dengan pengumpulan bukti-bukti dan beberapa saksi yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polresta Magelang.

Baca Juga: Kabupaten Magelang Jadi Salah Satu Daerah Rawan

Rifeld pun belum mengetahui modus dari yang bersangkutan. Namun, nomornya sudah dilakukan pelacakan. "Kami juga bisa belum terlalu jauh. Karena pendalamannya melalui media, device, dan softwarenya," ujarnya, Kamis (19/10).

Beberapa barang bukti seperti ponsel sudah diamankan oleh Polresta Magelang. "Orang tua dan sekolah sudah kami hubungi. Karena ini (pelecehan sesksual) cukup mencemaskan dan sekolah mendukung supaya cepat terungkap," imbuhnya. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Magelang #ekshibisionis #Guru #Siswa