Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gerakan Pangan Murah Fokus di Kantong Kemiskinan Ekstrem

Satria Pradika • Selasa, 17 Oktober 2023 | 15:40 WIB

 

PASAR MURAH : Bupati Kebumen Arif Sugiyanto monitoring pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Desa Sidoluhur, Kecamatan Ambal, kemarin.
PASAR MURAH : Bupati Kebumen Arif Sugiyanto monitoring pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Desa Sidoluhur, Kecamatan Ambal, kemarin.

RADAR JOGJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Desa Sidoluhur, Kecamatan Ambal, Senin (16/10). GPM sengaja digelar di wilayah kantong kemiskinan ekstrem.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, dari kegiatan ini diharapkan akan mempermudah masyarakat dalam mengakses bahan pangan murah. Tak kalah penting ialah bagian upaya menekan inflasi daerah. "Fokusnya di wilayah yang selama ini jadi perhatian karena kemiskinan ekstrem," ucapnya di sela monitoring kegiatan.

Dia menegaskan, jumlah pasokan pangan di Kebumen dinyatakan aman. Sejauh ini tidak ada gejolak kelangkaan barang maupun lonjakan harga. Dia juga memastikan kegiatan ini membawa keuntungan bagi kalangan petani. "Beras yang disediakan ini dari Bulog yang menyerap gabah dari petani lokal," tuturnya.

 Baca Juga: Wisata Dikelola Pemkab Kebumen Dianggap Kalah Pamor

 Kegiatan ini sengaja digelar secara serentak nasional dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS). GPM ini berlangsung atas kerjasama lintas sektor, terutama disokong beberapa anak perusahaan dari BUMN. "Tadi kita lihat masyarakat sangat antusias. Komoditas pangan yang dijual laris manis sejak pagi," kata bupati yang berlatar polisi itu.

Adapun komoditas pangan yang disediakan untuk masyarakat seperti beras, minyak goreng, tepung, bumbu dapur hingga telur ayam. Semuanya dijual dengan harga murah dan terjangkau. Pada kesempatan itu, Arif juga ikut membeli beras untuk dibagikan masyarakat secara gratis.

Semantara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Teguh Yuliono menambahkan, gerakan pangan murah menggunakan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Jumlahnya sekitar dua ton. Kemudian ditambah beras dari serapan kelompok tani sebanyak 700 kilogram. "Murah ya, per kilogram dijual Rp 10.600. Jumlah pembelian tentu kami batasi," ungkapnya.

Selain beras, tersedia telur sebanyak 500 kilogram, bawang merah dan bawang putih 200 kilogram. Selain itu, minyak goreng tersedia 480 liter dan gula pasir sebanyak 240 kilogram. "Semua dijual harga miring. Disesuaikan agar terjangkau masyarakat," sambungnya. (fid/pra)

Editor : Satria Pradika
#Lapangan Desa Sidoluhur #gerakan pangan murah #Pemkab Kebumen