RADAR JOGJA - Dalam rangka memperingati Hari Museum Indonesia 2023, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purworejo menggelar pameran temporer Museum Tosan Aji, sejak kemarin (12/10) hingga 14 Oktober.
Pameran tersebut baru pertama kali digelar dengan tema kolaborasi dan sinergi. Yakni, berkolaborasi dengan atraksi seni tradisi dan budaya hingga permainan tradisional."Pameran ini dibuat berbeda dan memberikan sesuatu yang baru kepada masyarakat," kata Kabid Kebudayaan, Dindikbud Purworejo Dyah Woro Setyaningsih.
Sebelum melihat koleksi di Museum Tosan Aji, para pengunjung akan disuguhkan dengan beberapa tenan menarik di area Museum Tosan Aji. Seperti, workshop janur, membatik, permainan tradisional, hingga jajanan tradisional.Tujuannya yaitu selain untuk memamerkan benda koleksi di Museum Tosan Aji, juga memberikan edukatif kultural kepada pengunjung pameran. Selain itu, memberikan pengetahuan kepada pengunjung tentang kearifan lokal Purworejo.Dia berharap, kegiatan tersebut dapat dilaksanakan rutin setiap tahun.
Kepala Dindikbud Purworejo Wasit Diono juga berharap, event tersebut dapat berdampak pada perkembangan Museum Tosan Aji di Kabupaten Purworejo. "Kami selalu berupaya untuk mempromosikan museum kepada masyarakat meski saat ini jangkauannya terbatas, yaitu para pelajar," ujarnya.
Wasit berharap, ke depan pengunjung Museum Tosan Aji akan bertambah khususnya masyarakat umum. Wasit mengatakan target kunjungan museum di 2022 meningkat dan melebihi target. Tingkat kunjungan mencapai 120 persen dari target yang ditentukan. “Semoga semakin tahun bertambah dengan inovasi-inovasi yang baru," ungkap dia.
Salah satu pengunjung pameran Farros Abdurrohman, mengaku senang berkunjung ke pameran tersebut. Sebab, banyak hal baru yang dia dapatkan. "Tadi belajar membuat keris dari janur dan berkeliling museum,’’ ujar pelajar kelas 6 SD Negeri Candingasinan itu. (han/din)