RADAR JOGJA - Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purworejo diresmikan Rabu (11/10). Pembangunan PLHUT Purworejo dimulai sejak 20 Maret dan selesai pada 28 Juli. Pembangunannya dinilai tercepat di Indonesia dibandingkan pembangunan PLHUT yang lain. Sebab, target selesai pembangunan adalah 16 Agustus.
Menanggapinya hal itu, Staff Khusus Menteri Agama RI Wibowo Prasetyo, sangat mengapresiasi kepada Kemenag Purworejo atas selesainya pembangunan PLHUT secara tepat waktu. Bahkan, tercepat di antara proyek terceat diantara proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) lainnya.”Tidak hanya terbaik, semoga kehadirannya bisa menjadi solusi atas layanan kepada jemaah di Kabupaten Purworejo,"harapnya.
Dia berharap, layanan kepada calon jemaah haji yang hendak mengurus dapat lebih baik dengan adanya tempat yang baru dan nyaman. "Semoga tak hanya tampilan fisiknya saja yang baik, tetapi juga layanannya," ungkap dia.
PLHUT tersebut memiliki dua lantai, lantai pertama untuk layanan terpadu satu pintu mulai dari layanan perbankan hingga layanan siskohat (sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu). Sedang, lantai dua diperuntukkan sebagai aula kapasitas 70-100 orang untuk kegiatan haji dan kegiatan internal Kemenag Purworejo.
PPK PLHUT Purworejo Waloya menyampaikan, gedung tersebut sudah sesuai dengan standar layanan prima yakni, ramah anak, lansia, dan difabel. "Pembangunan gedung bersumber dari APBN Rp 2,8 Miliar untuk pembangunan fisik dan sarana prasarana,’’ ujar dia.
Harapannya, dengan adanya PLHIT tersebut masyarakat dalam mengurus administrasi untuk haji dapat lebih mudah dan cepat. Sebab, pendaftaran haji reguler bisa dilakukan dalam satu waktu dan tempat sehingga proses lebih cepat. (han/din)