Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Banyak Tantangan, Ketum Polosoro Bayan: Saat Perlu Kumpul Banyak Kades Tak Bisa Hadir

Jihan Aron Vahera • Rabu, 11 Oktober 2023 | 11:42 WIB
 

LANCAR: Suasana Muscam Polosoro di Kecamatan Bayan di Aula  Kantor Kecamatan Bayan Selasa (10/10). (Jihan Aron Vahera/Radar Jogja)
LANCAR: Suasana Muscam Polosoro di Kecamatan Bayan di Aula Kantor Kecamatan Bayan Selasa (10/10). (Jihan Aron Vahera/Radar Jogja)

PURWOREJO, Radar Jogja - Musyawarah Kecamatan (Muscam) Paguyuban Kades, Lurah, dan Perangkat Desa (Polosoro) di 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo dilakukan bertahap. Kecamatan Bayan menjadi kecamatan kedua yang menggelar muscam, setelah Kecamatan Kemiri. 

Dalam muscam Polosoro, akan dilaksanakan pemilihan ketua umum Polosoro periode 2023-2026 di masing-masing kecamatan.

Baca Juga: Kerugikan Akibat Kebakaran di Kebumen Capai Ratusan Miliar Rupiah, Personel dan Peralatan Damkar Kurang Ideal

Sekjen Polosoro Purworejo Dwinanto menuturkan, setelah muscam di Kecamatan Bayan, selanjutnya akan dilaksanakan muscam di Kecamatan Kaligesing pada 12 Oktober.

"Nantinya akan dilakukan bertahap, 16 kecamatan akan selesai tahun ini," katanya Selasa (10/10)

Dijelaskan, muscab dilakukan untuk menyolidkan hubungan antara kades dan perangkat desa. Karena, Polosoro tidak hanya kades saja.

Baca Juga: Rusak saat Ditemukan Raffles 1814, Batu Chattra Tak Asli, Polemik Pemasangan di Stupa Induk Candi Borobudur

"Tetapi, perangkat desa juga terlibat dalam kepengurusan Polosoro meski mereka (perangkat) sudah ada organisasinya sendiri," jelas dia.

Saat ini Ketum Polosoro Kecamatan Bayan dipegang Suryono Hadi. Dia terpilih secara aklamasi.

Suryono Hadi adalah Kades Bandung Kidul, Kecamatan Bayan, Purworejo. Dalam agenda muscab tersebut, selain pemilihan ketua periode 2023-2006, juga dilakukan pemilihan pengurus Polosoro Bayan tahun 2023-2026.

Baca Juga: Ikuti Maulid Fest, Diharapkan Contoh Akhlak Nabi Muhammad

Kades Bandung Kidul Suryono Hadi menyampaikan, anggota Polosoro Kecamatan Bayan ada kades dan perangkat dari 25 desa dan satu kelurahan. Rata-rata, setiap desa memiliki 10 sampai 11 perangkat.

Menurutnya, paguyuban tersebut bersifat merekatkan antara kades dan perangkats. Selain itu, sebagai wadah untuk menyampaikan program pemerintah.

Diungkapkan, setelah terpilihnya menjadi Ketum Polosoro Bayan, dia meminta dukungan sepenuhnya dari para anggota. Mengingat, selama periode sebelumnya yakni 2020-2023 banyak tantangan yang harus dihadapi.

Baca Juga: SMPN 5 Kebumen Libatkan Polisi dan Psikolog Antisipasi Bully

"Misalnya saja kerepotan dalam mengumpulkan pengurus Polosoro Kecamatan Bayan. Saat memerlukan berkumpul secara fisik, banyak kades yang jadi pengurus tidak bisa hadir," ujarnya.

Dia berharap, ke depan loyalitas dari anggota semakin baik. Selain itu, Suryono juga meminta partisipasi dan kesanggupan dari para anggota untuk menjalankan organisasi dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga: DPUPR Purworejo Optimistis Pembangunan Jalan dan Jembatan di Purworejo Tepat Waktu

"Saya juga sangat mewanti-wanti agar menjelang tahun politik di tahun depan, anggota Polosoro dapat menjaga kondusivitas masyarakatnya masing-masing," pesan Suryono. (han)



 
Editor : Amin Surachmad
#paguyuban kades #Polosoro #Purworejo