Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gegara El Nino, Musim Tanam Padi Pertama Serentak Mulai Awal November

Jihan Aron Vahera • Jumat, 29 September 2023 | 02:30 WIB

MENGERING: Kondisi sawah di wilayah Ngupasan, Pangenjurutengah, Kecamatan Purworejo Rabu (27/9).JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO
MENGERING: Kondisi sawah di wilayah Ngupasan, Pangenjurutengah, Kecamatan Purworejo Rabu (27/9).JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO
 

RADAR JOGJA - Awal musim tanam padi pertama (MT1) akan mundur di November. Lantaran, adanya fenomena El Nino yang mengakibatkan musim kemarau jadi lebih panjang.


"MT1 kan seharusnya Oktober, tapi BMKG memperkirakan akibat El Nino sehingga musim hujan mundur sampai dasarian I dan II November. Sehingga, musim tanam padi ada di bulan tersebut," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Purworejo Hadi Sadsila saat ditemui Selasa (26/9).


Untuk itu, DKPP Purworejo mengimbau para petani di Purworejo untuk melakukan tanam serentak mulai awal November. "Karena penyediaan air untuk irigasi akan lebih optimal dan mudah," imbau dia.


Sementara, untuk kondisi MT3 tahun ini di Kabupaten Purworejo sudah banyak sawah yang tidak ditanami padi. Sebab, sudah kekeringan dan tidak ada air dari irigasi, meskipun ada ada jumlahnya sangat sedikit atau terbatas.


"Sekarang masih ada yang menanam dan sudah ada yang berbuah. Itu airnya dari usaha petani sendiri yang secara mandiri menggunakan sumur pompa atau air tanah dangkal. Seperti, di daerah selatan Purworejo yaitu di sebagian wilayah di Kecamatan Ngombol dan Purwodadi," sebut Hadi.


Seperti diketahui, kemarau berpengaruh pada penurunan debit air irigasi. Bahkan, sejumlah pengairan di Purworejo seperti Sungai Kedung Putri hingga Bendungan Boro airnya sudah mulai sedikit sehingga tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan irigasi sawah. (han/pra)

Editor : Satria Pradika
#el nino #BMKG