Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mahasiswa Baru Polbangtan dari 21 Provinsi

Naila Nihayah • Selasa, 12 September 2023 | 01:10 WIB
SIMBOLIS: Direktur Polbangtan Yoma Bambang Sudarmanto saat memakaikan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru, Sabtu (9/9).Naila Nihayah/Radar Jogja
SIMBOLIS: Direktur Polbangtan Yoma Bambang Sudarmanto saat memakaikan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru, Sabtu (9/9).Naila Nihayah/Radar Jogja

 

RADAR JOGJA - Sebanyak 338 mahasiswa baru Politeknik Pembangunan Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) tahun ajaran 2023/2024, dikukuhkan pada Sabtu (9/9). Mahasiswa baru yang berasal dari 21 provinsi tersebut, harapannya dapat segera beradaptasi dan berkolaborasi bersama. Dengan begitu, karakter mahasiswa dapat terbentuk.


Kehadiran Polbangtan Yoma diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang akan mendukung dan membantu suksesnya pelaksanaan program Kementerian Pertanian (Kementan). Kegiatan pengukuhan ini selaras harapan Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo soal peran dan tugas Polbangtan dalam menghasilkan petani milenial berkapasitas dan kompetensi.


Para petani milenial itu menjadi motor penggerak dalam mendukung pembangunan pertanian. Menurutnya, Polbangtan sebagai pelaksana pendidikan vokasi merupakan pabrik pencetak generasi milenial. Yang memiliki ciri berpikir strategis, inspiratif, inovatif, dan fasih mengadopsi teknologi digital dalam berbagai aspek bisnis.
Dia optimis, kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. "Sehingga diprediksi menjadi pembawa pembaruan dalam pembangunan pertanian," tegas Mentan.


Sementara itu, Kepala BPPSDMP, Kementan Dedi Nursyamsi mengutarakan, para petani milenial muda harus banyak tercipta melalui Polbangtan. Lantaran SDM pertanian dinilai menjadi pengungkit terbesar produktivitas pertanian.
Terlebih, kata dia, Indonesia membutuhkan hadirnya generasi milenial yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

"Maka, pendidikan vokasi menjadi salah satu kunci terhadap cikal bakal lahirnya petani milenial," katanya.
Saat pengukuhan, Direktur Polbangtan Yoma Bambang Sudarmanto menekankan agar mahasiswa baru segera beradaptasi dan berkolaborasi dengan rekan-rekan dari luar daerah. Termasuk menghilangkan faksi-faksi kedaerahan. Sehingga kebhinekaan akan terus digaungkan.


Dia juga mengingatkan pentingnya pertanian dan ketahanan pangan dalam membangun masa depan yang berkelanjutkan. Termasuk mengubah mindset pertanian yang terkesan miskin, kotor, dan hanya capai, menjadi peluang usaha serta peluang kerja yang menjanjikan.


Hal itu, dapat tercapai apabila teknologi diterapkan, mitigasi iklim dilakukan, serta penerapan manajemen usaha yang adaptif. Dengan begitu, kata dia, perlu adanya berkolaborasi dan jejaring harus dibangun. Baik dari hulu maupun hilir. "Situasi global harus dapat diantisipasi dan dimaknai sebagai dinamika dalam berbisnis," ujarnya.
Saat ini, dia menekankan, petani milenial tidak bisa hanya mengandalkan pertanian pada on-farm saja. Tapi juga harus mampu dan masuk pada tataran off-farm. Untuk itu, lulusan Polbangtan Yoma diharapkan menjadi qualified job creator dan qualified job seeker.


Bambang menambahkan, dalam pengukuhan mahasiswa baru ini, pihaknya sengaja mengundang orang tua/wali mahasiswa agar memberi dukungan kepada anaknya. "Karena nanti anak-anak ini yang akan terjun di sektor pertanian. Baik menjadi wirausahawan maupun sebagai pegawai di bidang pertanian," terangnya.


Para mahasiswa baru, lanjut dia, akan dibekali kompetensi di sektor pertanian. Termasuk pemahaman mahasiswa tentang kehidupan kampus. Apalagi Polbangtan Yoma sebagai sekolah vokasi dengan sistem boarding campus (asrama). "Kami juga berkolaborasi dengan TNI dan Polri. Bukan kami ajak seperti militer, tapi kedisiplinan yang kami tekankan," urainya.


Selain upacara pengukuhan, acara ini juga disemarakkan oleh berbagai pertunjukan dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Polbangtan Yoma. Para mahasiswa baru dan orang tua/wali mahasiswa dapat menikmati berbagai pertunjukan. Seperti tarian tradisional, bela diri, marching band, hingga paduan suara yang memukau. (aya/pra)

Editor : Satria Pradika
#Polbangtan YoMa #job creator #SDM