Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laju Inflasi Terkendali, Stok Beras Aman hingga Akhir Tahun

Muhammad Hafied • Senin, 11 September 2023 | 21:55 WIB

PASOKAN AMAN : Kepala Gudang Bulog Kebumen Sidik Sugiharto bersama Kabid Pengembangan Disperindag KUKM Kebumen Basori mengecek persediaan beras. (M HAFIED/RADAR KEBUMEN)
PASOKAN AMAN : Kepala Gudang Bulog Kebumen Sidik Sugiharto bersama Kabid Pengembangan Disperindag KUKM Kebumen Basori mengecek persediaan beras. (M HAFIED/RADAR KEBUMEN)

KEBUMEN - Ketersediaan beras di gudang Bulog Kebumen dipastikan aman hingga akhir tahun 2023. Masyarakat pun diminta tak khawatir karena stok beras cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kebumen.

"Stok kami cukup untuk tiga bulan kedepan. Sampai akhir tahun kami pastikan cukup," kata Kepala Gudang Bulog Kebumen Sidik Sugiharto, Senin (11/9/2023).

Sidik menyebut, persediaan beras di gudang Bulog Kebumen kini berkisar 3.940 ton. Artiya kini belum mendekati ambang krisis persediaan. Dalam waktu dekat, kata dia, pasokan beras akan bertambah dengan datangnya kirimam dari Bulog wilayah.

"Sebentar lagi masuk barang baru. Seadainya kurang, kami ambil dari gudang terdekat. Tapi secara umum aman," jelasnya.

Dia menjelaskan, harga beras di pasaran kini terus merangkak naik. Oleh karena itu, Bulog mendukung pemerintah daerah terkait upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan. Pihaknya juga terus melayani kebutuhan beras masyarakat melalui operasi pasar.

Sidik tak memungkiri, bahwa permintaan beras belakangan ini cukup meningkat. Bulog, lanjut dia, menyediakan paket beras kemasan 10 kilogram (kg) ketika operasi pasar bersama pemerintah daerah.

"Sekarang lagi gencar operasi pasar. Kami stok jenis medium HET per kg 10.900," ucapnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Disperindag KUKM Kebumen Basori menyampaikan, sejauh ini telah dilakukan koordinasi lintas sektoral guna menyikapi harga beras di pasaran. Menurutnya, tingginya harga beras tidak begitu berpengaruh terhadap laju inflasi.

"Setiap Senin kami gelar rapat daring. Yang dibahas tak lain soal inflasi. Beras itu pengaruh (inflasi) sedikit. Kalau bicara inflasi banyak sekali item indikator. Sekarang masih terkendali," terangnya.

Basori menegaskan, secara umum kebutuhan pangan di Kebumen cukup terjaga, meski komoditas beras mengalami kenaikan. Atas kondisi ini pihaknya menaruh perhatian dengan menggelar operasi pasar.

"Biasanya per kg paling mentok Rp 11 ribu, sekarang harga masih naik. Paling kami operasi pasar sampai titik penjualan," pungkasnya. (fid)

Editor : Bahana.
#beras #kebumen #radar jogja #bulog #Stok Aman #padi #harga #jawa tengah