RADAR JOGJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memastikan tahun 2023 tidak ada lowongan atau formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Formasi jabatan hanya dibuka untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak atau PPPK.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kebumen Moh Amirudin menyampaikan, lowongan PPPK tahun ini tersedia sebanyak 294 orang. Jumlah tersebut meliputi 116 formasi untuk tenaga teknis dan 178 formasi guru. "Yang disetujui Kemenpan RB segitu. Kami sifatnya hanya mengusulkan. Semua kembali ke pusat," kata Amirudin, di kantornya, Kamis (7/9).
Menurut dia, penerimaan formasi PPPK tenaga teknis tahun ini terbilang cukup banyak. Naik nyaris empat kali lipat dari tahun lalu. Adapun khusus formasi tenaga kesehatan pada tahun ini tidak ada kuota. "Tenaga teknis pengajuan sebanyak 131. Bagus lah sekarang formasi hampir mendekati. Tahun kemarin pengajuan cuma 30 orang. Di balik itu tahun ini juga tidak ada untuk tenaga medis," ungkapnya.
Sampai sekarang, kata Amirudin, pihaknya belum menerima informasi resmi kapan dimulai tahapan seleksi. Artinya, pemerintah daerah juga masih menunggu terkait petunjuk pelaksanaan maupun teknis seleksi PPPK. "Alokasi sama jadwal semua dari pemerintah pusat. Termasuk syarat apa aja.
Biasanya sih kami proses seleksi di Jogja," tuturnya.
Terpisah, Ketua Paguyuban GTT/PTT Kebumen Musbikhin mengatakan, meski alokasi PPPK tahun ini jauh dari harapan, dia tetap bersyukur kesejahteraan guru terus diperhatikan pemerintah melalui pengangkatan PPPK. "Alokasi (PPPK) tahun ini sebenarnya yang passing grade. Diusulkan 2023. Tahapan itu sudah dilalui dari dua tahun lalu. Semoga SK segera turun," terangnya.
Jika melihat data, kata Musbikhin, jumlah kebutuhan guru berstatus PPPK di Kebumen masih belum ideal. Oleh karena itu, dia meminta pemerintah daerah terus mengusulkan tambahan formasi PPPK guru. "Sekarang yang sudah diangkat PPPK ada 2.355 guru. Masih sisa 517 guru," paparnya. (fid/pra)