RADAR JOGJA - Purworejo segera miliki terminal tipe C yang representatif di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi. Terminal tersebut ditarget pada 2024 sudah mulai dioperasikan dan dinikmati masyarakat.
Kepala Bidang Angkutan, Terminal, dan Perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) Purworejo Wahyudi menyebut, pembangunan terminal dengan luas 977 meter persegi itu sudah dimulai sejak 10 Juli dan ditarget selesai 6 Desember 2023 mendatang. Dan, menelan dana sekitar Rp 2,5 miliar lebih dari APBD Kabupaten Purworejo.
"Saat ini pembangunan sandaran sudah selesai dan sudah mulai dipasang pondasi pagar," katanya saat ditemui Senin (4/9).
Terminal itu akan difungsikan untuk angkutan umum desa (angkudes). Yaitu, jalur 19 Purworejo-Ngombol, jalur 20 Purworejo-Gesing, dan jalur 48 Purworejo-Jogoboyo. Disebutkan, terminal itu nanti akan dilengkapi dengan pos jaga dilengkapi CCTV, kios sebanyak delapan kios dan toilet, serta halaman ruang terbuka hijau atau taman dan trotoar.
Halaman itu dilengkapi kursi taman iron bench, papan nama, landmark manggis, pohon bunga taman, lampu sorot, lampu hias, kursi pedestrian heritage dan tempat sampah heritage custome. "Pembangunan kios itu nanti akan mengakomodasi pedagang kios lama dengan ketentuan bersedia mengikuti regulasi atau peraturan yang berlaku," imbuh dia.
Dia berharap, terminal itu akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mempermudah moda transportasi khususnya di wilayah selatan. Pun, mewujudkan wajah wilayah yang bersih, teratur, lalu lintas lancar sehingga tertib dan teratur tidak berhenti di sembarang tempat.
"Dengan adanya halaman ruang terbuka hijau itu juga bisa untuk sarana bermain dan bersantai," katanya.
Terpisah, Kepala Dishub Purworejo Hery Raharjo menyebutkan, saat siang, terminal akan difungsikan untuk terminal. Sedang, saat sore dan malam hari bisa digunakan sebagai aktivitas sosial untuk mewadahi kuliner. "Tapi pagi hari sudah harus bersih lagi," tegas dia.
Menurut dia, saat ini pembangunan sandaran sudah selesai dan sudah mulai dipasang pondasi pagar. “Sekarang progresnya sudah 18,604 persen. Seharusnya saat ini ditargetkan 17,446 persen ada deviasi 1,158 persen," katanya.
Terminal itu akan difungsikan untuk angkutan umum desa (angkudes). Yaitu, jalur 19 Purworejo-Ngombol, jalur 20 Purworejo-Gesing, dan jalur 48 Purworejo-Jogoboyo.
Dia menambahkan, mulai 2024 nanti tidak ada retribusi masuk terminal lagi sesuai UU Nomor 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. "Saat ini pelayanan tetap berjalan dan kami akan menunggu PP untuk regulasi selanjutnya," tandas Hery. (han/pra)
Editor : Satria Pradika