RADAR JOGJA - Lima warga Desa Argosari, Kecamatan Ayah menjadi korban kecelakaan maut pada Rabu (30/8). Kelima korban tersebut meninggal ketika perjalanan pulang, usai menjenguk istri kepala desa setempat.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Tepat di sebuah tanjakan pada ruas Jalan Ayah-Kalipoh. Selain lima korban meninggal, insiden tersebut juga mengakibatkan 17 korban lain terluka.
"Itu ceritanya habis jenguk bu kades di PKU Gombong. Berangkat sore, karena jam besuk kan terbatas. Belum sampai rumah, sekitar habis Isya kecelakaan," kata Deni Robi Hidayat, salah satu keluarga korban.
Para korban meninggal masing-masing, Marsinah, (50), Laniem (40), Satinem (50), Wasilah (55), Sukarti (60). Sedangkan para korban terluka hingga kini masih menjalani perawatan intensif yang tersebar di dua rumah sakit. Yakni di PKU Muhammadiyah Gombong dan RS Purbowangi.
Sedangkan korban meninggal rencananya akan dimakamkan pada hari ini, Kamis (31/8). "Jumlah penumpang ada sekitar 48 orang. Sebagian yang kondisinya memungkinkan, sudah pulang," ungkapnya.
Kecelakaan maut ini bermula ketika truk bermuatan sarat penumpang melintas dari arah Pantai Logending menuju Desa Argosari. Setibanya di sebuah tanjakan sempit, truk berpapasan dengan kendaraan minibus. Namun nahas truk berpelat nomor AA 1604 IM tersebut justru hilang kendali. Kemudian terperosok ke dalam jurang sedalam 30 meter.
Dari peristiwa itu para penumpang sontak terlempar dari bak truk. Beberapa di antaranya sempat terjepit dan meninggal sebelum mendapatkan pertolongan medis. Diduga pengemudi truk tak kuasa mengendalikan laju kendaraan, sebelum truk jenis engkel tersebut terperosok ke jurang.
Hingga dini hari terpantau petugas derek bersama warga masih terus berupaya mengevakuasi bangkai kendaraan. Kendati demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian perihal kecelakaan maut tersebut. (fid)
Editor : Heru Pratomo