Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tawuran Pelajar Marak di Semarang, Dibekuk Kepolisian

Meitika Candra Lantiva • Minggu, 20 Agustus 2023 | 17:04 WIB

PEMBINAAN : Para pelaku tawuran daerah Mangunharjo, Tembalang bersama orangtuanya usai mendapatkan pengarahan di Polsek Tembalang Jumat (18/8). (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PEMBINAAN : Para pelaku tawuran daerah Mangunharjo, Tembalang bersama orangtuanya usai mendapatkan pengarahan di Polsek Tembalang Jumat (18/8). (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

 

RADAR JOGJA - Aksi tawuran pelajar terjadi di depan SMP Negeri 34 Semarang, Kalurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Jumat (18/8/2023). Dalam peristiwa ini, dua pelajar diamankan.


"Anak SMA 10 dan SMP 38. Ini masih kita mintai keterangan," ungkap Kanitreskrim Polsek Pedurungan AKP Kiswoyo dilansir dari Jawa Pos Radar Semarang, Minggu(20/8/2023).


AKP Kiswoyo menceritakan, kejadian sekitar pukul 15.30. Berdasarkan keterangan masyarakat ada yang ditodong celurit oleh pelajar tersebut. Ada juga yang masih pukul-pukulan dan mengeluarkan sabuk.


Dua pelajar tersebut sempat diamuk massa. Beruntung, pihak kepolisian langsung membekuk dua pelajar ini.

"Yang lain sudah bubar. Ketika kita ke sana, dua orang ini lagi dimassa sama warga masyarakat situ, di depan SMP 34," terangnya.

 

Penanganan selanjutnya, orang tua dan pihak kepala sekolah yang bersangkutan akan dipanggil. Dua pelajar yang diamankan, akan dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan.


"Sementara ini, masih kita mintai keterangan. Bagaimana anak SMA 10 sama SMP 38 kok bisa sampai di situ. Ada apa, kok bisa sampai di situ?," bebernya.

Disebutkan, selain kejadian di Kecamatan Pedurungan, sebanyak 10 orang pelajar juga diamankan anggota Polsek Tembalang.

 

 

Mereka diduga hendak melakukan aksi tawuran. Senjata tajam dan puluhan sepeda motor disita petugas sebagai barang bukti.

10 pelajar yang diamankan itu adalah pria inisial YIE, 14, RNZ, 13 dan ST, 15. Ketiganya warga Sambiroto. Kemudian AC, 15, warga Mangunharjo.

ZEP, 16, warga Meteseh, pelajar MTS. RNY, 15, warga Mangunharjo. Berikutnya, RA, 16, warga Mangunharjo, pelajar SMK. RU 15, warga Bulusari, Tembalang, pelajar SMK.

Lalu empat pelajar masih SMP. Kemudian AKS, warga Gemah Pedurungan, 15, AAS, 16, warga Sendangmulyo, keduanya pelajar SMK dan SMA.

Para pelajar gabungan tersebut diketahui akan menyerang pelajar lain yang ada di Mranggen, Kabupaten Demak.

 

Beruntung aksinya berhasil digagalkan oleh Bhabinkamtibmas Kedungmundu Bripka A Bayu saat melintas di Jalan Prof Soeharso Raya, atau depan SMP IT Uswatun Hasanah.


"Saat dihampiri, sekelompok pelajar berlarian melarikan diri. Sepeda motornya ditinggal di lokasi kejadian. Mereka akan melakukan aksi tawuran, kumpul-kumpul di situ," ungkap Kapolsek Tembalang Kompol Wahdah Maulidiawati.


Selanjutnya, petugas berhasil mengamankan 10 orang pelajar tersebut. Termasuk 38 sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya.

Hasil pengecekan dan pemeriksaan di lokasi kejadian, ditemukan barang bukti senjata tajam dua jenis celurit, satu sabit, dan dua plat besi, yang diduga akan digunakan sebagai alat tawuran. (mel)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tawuran pelajar #semarang #dibekuk #sajam