RADAR JOGJA - Ratusan pendaki memperingati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di puncak Gunung Lawu di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu malam (16/8). Dari sekitar empat ratus pendaki, ada seorang pendaki yang mengalami hipotermia.
Pendaki itu yakni Sholahudin Alfian Huda, 20. Di berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur. Dia pun dievakuasi turun oleh relawan.
Saat itu suhu di puncal Gunung Lawu sekitar 3 derajat Celcius. Bahkan, sempat muncul butiran es di kawasan Telogo Kuning, di bawah puncak Harga Dumilah.
Dikutip dari Radar Solo, Sholahudin mendaki dari jalur Cemoro Kandang, Tawangmangu, Rabu siang. Tiba di pos 2 sekitar pukul 18.30. Di sana, dia mengalami hipotermia.
”Informasi itu kami terima dari relawan. Salah satu pendaki hipotermia di jalur Cemoro Kandang dan tidak bisa melanjutkan pendakian,” kata Komandan SAR Karanganyar Arif Sukro Kamis (17/8).
Dia engungkapkan, penjaga pos Cemoro Kandang langsung melakukan kroscek. Ternyata, benar ada pendaki yang mengalami hipotermia.
”Pendaki tersebut langsung kami evakuasi untuk turun bersama gabungan relawan. Selanjutnya, dibawa ke puskesmas guna mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ungkapnya.
Petugas Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Nardi mengungkapkan, suhu di puncak Gunung Lawu saat ini sangat ekstrem. Untuk itu, dia mengimbau para pendaki agar mewaspadai kemunginan mengalami hipotermia.
Baca Juga: Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Pagi Ini, Mengarah ke Sleman dan Magelang!
"Kami mengimbau pendaki menggunakan peralatan yang lengkap,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pada peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI ada sekitat empat ratus pendaki yang naik ke puncak Gunung Lawu. Dari jalur pendakian Ceto, Jenawi, tercatat ada sekitar 150 pendaki. Sedangkan dari jalur Cemoro Kandang ada sekitar 130 orang pendaki. (rud/adi)