KEBUMEN - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Kusworo pulang ke kampung halaman di Gombong, Kebumen. Jenderal bintang tiga itu pulang kampung untuk mengisi beberapa rangkaian agenda. Salah satunya memberikan motivasi kepada pelajar SMA Negeri 1 Gombong.
Kedatangan mantan Dansesko TNI ini sontak mengundang perhatian warga sekolah. Marsdya Kusworo tampak bernostalgia di tempat sekolahnya dulu.
Dia juga tak canggung bercengkrama dengan pelajar dan guru. Momentum hangat pun terlihat ketika alumnus 1985 sekolah yang sering disebut SMANSAGO ini memulai pemaparan.
"Saya masuk SMA tahun 1983. Jadi, 40 tahun silam. Sekarang bisa kembali lagi melihat sekolah tercinta," ucapnya, Rabu (16/8).
Pada pertemuan itu, Marsdya Kusworo mengaku kagum dengan keberanian kepala SMAN 1 Gombong. Soalnya, sudah berani membuka ruang komunikasi dengan Panglima TNI melalui surat permohonan.
"Mungkin satu-satunya kepala sekolah bersurat ke Panglima TNI. Dan, panglima sangat respons. Langsung memberi izin," kata mantan pilot pesawat tempur Sukhoi itu.
Dalam pemaparannya, putra Gombong kelahiran 12 Februari 1967 ini menekankan pentingnya menimba ilmu, tanpa meninggalkan nilai akhlak. Modal ini dinilai menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
"Kuncinya, jangan abaikan akhlak. Pendidikan itu bukan sekedar bicara akademik atau knowladge. Tapi juga harus mengedepankan karakter," jelasnya.
Selama meniti karir di TNI, Marsdya Kusworo selalu memegang prinsip 'Ing Ngarsa Sung Thulada'. Artinya, selaras antara ucapan dan tindakan. "Dalam setiap langkah selalu memberi contoh. Dimulai dari hal terkecil. Kesadaran itu akan muncul sendirinya. Out put larinya ke karakter," tandasnya.
Sebelum menjabat kepala Basarnas, sosok Marsdya Kusworo sempat mengisi jabatan penting. Mulai dari Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI hingga Komandan Sekolah Staf dan Komando atau Sesko TNI. Pria lulusan Akabri Angkatan Udara (AAU) 1988 itu, juga pernah menduduki Aspotdirga Kasau. Tepatnya ketika masih jendral bintang dua.
Karir Kusworo juga terbilang moncer. Dia bukan orang baru di lingkungan TNI. Mantan penerbang Hawk Mk 53 ini juga pernah dipercaya meneruskan estafet kepemimpinan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, yang kala itu menjabat Danlanud Adi Sumarmo. Selain itu, pernah mengisi pos jabatan Danskadik 101 Lanud Adisutjipto, Jogja, sekitar tahun 2011 silam.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Gombong Eko Mujiyono berharap pemaparan Marsdya Kusworo membekas untuk siswa. Sekaligus, sebagai bekal motivasi ketika siswa lulus dari sekolah.Baginya, kedatangan alumnus ke sekolah merupakan suatu kebanggan.
Terlebih, alumnus tersebut memiliki jabatan penting di lingkungan TNI. "Kami sangat senang, beliau tidak melupakan sekolah asal. Anak-anak bisa mengambil hikmah, bagimana dulu beliau bersusah payah sampai titik ini," ucap Eko. (fid)
Editor : Amin Surachmad