Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mau Wisata ke Pantai di Gunungkidul, Bus Terbakar di Jl Solo-Jogja, 45 Penumpang Selamat

Amin Surachmad • Senin, 14 Agustus 2023 | 07:56 WIB

NAHAS: Bus terbakar di Jalan Raya Solo-Jogja, Desa Sanggung, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (13/8/2023). (DOK.WARGA)
NAHAS: Bus terbakar di Jalan Raya Solo-Jogja, Desa Sanggung, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (13/8/2023). (DOK.WARGA)

 

RADAR JOGJA - Bus pariwisata terbakar hebat. Sebagian besar penumpangnya selamat.
Sebanyak 45 penumpang bus wisata yang terbakar di Jalan Solo-Jogja dilaporkan selamat.


Bus itu membawa rombongan wisatawan. Mereka dari Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Bus terbakar saat dalam perjalanan menuju ke Gunungkidul, DIY.

Relawan Lerkumpulan Wargo Ageng Kartosuro (Pawartos) Deni Kristiaro mengatakan tidak ada korban akibat terbakarnya bus pariwisata itu. Sebanyak 45 penumpang selamat.

Baca Juga: Kunjungan Wisata ke Bumi Handayani Meningkat

"Tidak ada korban, semua penumpang selamat," kata Deni, Minggu (13/8).

Menurutnya, bus pariwiaata itu terbakar di dekat lampu merah Simpang 4 Sanggung, Kecamatan Gatak, Sukoharjo. Dengan cepat, api membakar bodi bus tersebut.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, bus tersebut membawa rombongan dari Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali yang akan piknik ke Yogjakarta dengan tujuan Pantai Drini dan Pantai Baron.

Baca Juga: Main-Main ke Dusun Ngepet di Kawasan Pantai Samas Sanden Bantul

Para penumpang yang berjumlah sekitar 45 orang pun panik lalu keluar bus untuk menyelamatkan diri. Ada tiga bus yang membawa rombongan.


"Sudah tidak bisa mikir saya, syok. Sekitar pukul 08.00 WIB kejadiannyakejadiannya," ujar sopir bus, Martoyo, Minggu (13/8)

Martoyo menjelaskan kebakaran diduga karena korsleting. Bahkan sudah merasakan beberapa meter sebelum terbakar, keluar asap di bagian belakang kanan terus berhenti dan saat dibuka api sudah besar.

Baca Juga: Asyik..., Ubur-Ubur Api di Pantai Parangtritis Sudah Hilang

Saya terasa ada asap yang keluar. Lalu berhenti dan saat dibuka api sudah gede," katanya.

Diakuinya sebelum berangkat sudah dicek mesinnya dan tidak ada masalah. Tapi tidak diduga dalam perjalanannya malah terbakar.

"Awalnya dicek tidak apa-apa. Bahkan pengecekan rutin dilakukan, dicek semua. Tidak menyangka," tandasnya. (kwl)

Editor : Amin Surachmad
#pantai baron #pantai drini #bus pariwisata