MAGELANG - Hari pertama ajang balap motorcross bertajuk Trial Game Dirt 2023 di Lapangan Sedan, Bagongan, Magelang, berjalan sengit. Pada seri keempat ini, ada empat kelas yang dipertandingkan. Yakni, kelas free for all (FFA), campuran open, FFA master, dan kelas campuran non seeded.
Campuran open merupakan kelas utama dan pada putaran terakhir akan dinobatkan sebagai juara umum FFA dan open. Sementara FFA master diikuti crosser berusia 40 tahun ke atas. Kelas campuran non seeded lebih banyak diikuti pebalap lokal dan belum berprestasi.
Raca Director Trial Game Dirt 2023 Jim Sudaryanto menyebut, pada seri keempat ini diikuti 55 starter yang terdiri dari empat kelas. Untuk sementara ini, ada tiga pebalap yang bersaing ketat demi meraih podium pertama.
Di kelas FFA ada tiga nama yang berpeluang merebut juara umum. Yakni, Lantian Juan, M. Excel, dan Asep Lukman.
"Masih dimungkinkan tiga-tiganya masih menjadi juara umum karena masih tiga putaran lagi," terangnya Jumat malam (11/8).
Dia memaparkan, untuk kelas campuran open yang memimpin adalah Excel. Dia dibayangi Lantian Juan dan Asep Lukman. Tiga pebalap ini memang memiliki peluang untuk menjadi juara umum.
Baca Juga: Libas Pecco di Lap Terakhir, Aleix Espargaro Juara MotoGP Inggris
Ajang Trail Game Dirt, lanjut dia, sudah diawali pada 2007 silam yang berlokasi di beberapa kota. Tapi, saat pandemi, semua kegiatan dipaksa berhenti sehingga jajaran rider papan atas Tanah Air tidak bisa mengikuti ajang tersebut.
Meskipun begitu, para crosser sudah menyiapkan diri secara matang untuk mengikuti Trail Game Dirt 2023 ini. "Konsep awal karena ini adalah suatu lomba otomotif yang lain, sifatnya balap kompetisi, kita imbangi dengan entertaint," sebutnya.
Dia berharap, para pebalap yang berdomisili di Magelang dan sekitarnya bisa meramaikan event-event selanjutnya. "Ini memang ajang latihan bagi mereka untuk bertanding di event-event selanjutnya," sambungnya.
Sementara itu, crosser Raffi Ade mengatakan, lintasan yang digunakan cenderung berdebu dan licin. Dia mengaku harus ekstra berhati-hati untuk mendapat performa bagus.
"Yang paling ditakuti, tidak ada. Kalau dari segi kencangnya, ada Lantian Juan, Safana Oki, dan lainnya," akunya.
Baca Juga: Verstappen Menang Mudah di F1 Hungaria, Norris Back to Back Runner-up
Dia ambil bagian dalam tiga seri yang sudah digelar. Seri pertama meraih total posisi ketiga. Seri kedua total posisi keempat. Seri ketiga performanya turun.
Dia berharap, pada seri keempat ini akan mendapat poin yang cukup. Setidaknya, meraih hasil lebih baik ketimbang seri sebelumnya. (aya)